oleh

Libur Nataru, Polres Rembang Gelar Operasi Lilin di Perbatasan Jawa Timur

Rembang, SMJTimes.com – Upaya penurunan Covid-19 di Rembang kini kian masif.  Dalam salah satu upaya yang dilakukan oleh Polres Kabupaten Rembang bekerja sama dengan TNI dan Dinas Kesehatan dengan melakukan pemeriksaan ketat terhadap penumpang kendaraan yang masuk dari Jawa Timur.

Hal ini diungkapkan oleh Iptu Mujib, Humas Polres Rembang saat dihubungi melalui pesan singkat pada Sabtu (26/12/2020). Berdasarkan keterangannya pemeriksaan sendiri dilakukan menggunakan sistem acak.

Baca juga : Nataru, Operasi Lilin Polres Rembang Sasar Penerapan Prokes

“Kita menggunakan sistem acak, jadi tidak semua kendaraan diperiksa,” ujarnya.

Operasi tersebut digelar sejak Selasa (22/12/2020) dengan berbagai tindakan. Mulai dari penyemprotan disinfektan kendaraan yang masuk ke wilayah Jawa Tengah serta pemeriksaan rapid test kepada pengemudi dan penumpang kendaraan.

Baca juga : Sebanyak 67 Pasien Covid-19 di Rawat di RSUD Soewondo

Sementara itu, pada Kamis (24/12/2020) lalu sebanyak 24 orang yang diperiksa, 6 orang diantaranya dinyatakan reaktif. Sedangkan, 18 orang lainnya dinyatakan non reaktif.

Selanjutnya, bagi pengendara yang dinyatakan reaktif diminta untuk kembali dan disarankan melakukan tes swab serta melakukan isolasi mandiri. “Yang reaktif disuruh putar balik untuk kembali ke daerah asal,” terangnya.

Baca juga : Video : Polres Pati Bekuk 506 Pengedar Miras Ilegal

Namun, pada Jumat (25/12/2020) kemarin Polres Rembang hanya melakukan pemeriksaan tes suhu badan saja terhadap setiap penumpang kendaraan yang diberhentikan. Selain itu, petugas juga membagikan masker kepada pengemudi kendaraan yang memasuki wilayah Jawa Tengah.

Kegiatan ini sepenuhnya dilakukan di Pos Pelayanan Sarang, dan akan terus dilakukan sampai berakhirnya Operasi Lilin Candi pada tanggal 04 Januari 2021 mendatang.

Baca juga : Penjualan Tiket Bus Malam di Terminal Rembang Sepi di Tengah Libur Nataru

“Ya akan dilakukan sampai berakhirnya operasi Nataru tanggal 04 Januari 2021. Selanjutnya, nanti melihat perkembangan tentang Covid-19  dan petunjuk pimpinan,” pungkasnya. (*)

Baca juga : 

Reporter: Aziz Afifi

 

Komentar

News Feed