Film Dokumenter Michael Jackson Tuai Kritik dari Sutradara Leaving Neverland 2019

Bagikan ke :

SMJTimes.comFilm dokumenter dari seorang penari sekaligus penyanyi legendaris asal Amerika Serikat (AS) yang dijuluki oleh King of Pop, Michael Jackson, menuai pro-kontra dari para netizen hingga ahli.

Salah satu di antara yang paling keras menyuarakan protesnya adalah sutradara sekaligus produser dari film dokumenter berjudul Leaving Neverland (2019).

Dalam hal ini, Dan Reed dengan tegas mengatakan bahwa film dokumenter Michael Jackson tersebut terasa begitu palsu dan hanya cocok untuk dijadikan sebagai tontonan bagi mereka yang tidak mengetahui sisi gelap.

“Bagian awal di mana Michael masih kecil, aku masih suka sih. Tapi ketika kita disuguhkan Jackson dewasa, yang mana dimainkan oleh keponakannya Jaafar, itu ganggu banget sih,” ujar Dan Reed, dilansir dari Detik.

“Aku pikir dia seorang penari yang bagus, tapi penampilannya kaku banget dan salah satu alasannya itu karena dia gak punya naskah yang bagus,” tambahnya dalam wawancara bersama Variety, dikutip Kamis (30/04/2026).

Selain itu, Dan Reed juga menegaskan terkait dengan banyaknya scene yang tidak akurat di film Michael Jackson tersebut, begitu pula dengan kurangnya eksplorasi dari sisi psikologisnya.

“Dia seperti boneka plastik aseksual dalam film tersebut. Dan tentu saja, masalah hubungannya dengan anak-anak sepenuhnya diputarbalikkan oleh fakta bahwa mereka menggambarkannya sebagai anak yang eksentrik dan kekanak-kanakan, yang kita tahu bukanlah keseluruhan cerita,” jelasnya. (*)

Komentar