Produksi Film Michael Jackson Habiskan Biaya Tambahan Rp238 M Demi Tutupi Skandal Pelecehan 1993

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Produksi film biographical picture (biopik) dari seorang penyanyi asal Amerika Serikat (AS) yang dijuluki sebagai King of Pop, Michael Jackson, berjudul Michael, dikabarkan mengalami guncangan yang besar di tahap akhir.

Laporan terbaru mengungkapkan bahwa sutradara Antoine Fuqua dan produser Graham King dengan terpaksa mengeluarkan biaya tambahan berjumlah fantastis, demi menyelesaikan proses syuting ulang yang kontroversial.

Dalam hal ini, tim produksi diharuskan untuk melakukan syuting ulang selama 22 hari dengan biaya tambahan mencapai 15 juta dolar AS atau setara Rp238 miliar demi merombak total narasi film tersebut.

Melansir dari Detik, hal tersebut dilakukan lantaran berkaitan dengan adanya tuduhan kasus pelecehan seksual anak yang sempat menjerat Michael Jackson dalam dua periode utama di tahun 1993-1994 dan 2003-2005.

Mulanya, sutradara Antoine Fuqua dan produser Graham King berniat untuk mengikutsertakan kisah kelam dalam hidup Michael Jackson, termasuk mengenai kasus Jordan Chandler yang sempat menyeretnya di tahun 1993.

Namun, rencana tersebut harus berhenti di tengah jalan ketika pengacara dari pihak estate (ahli waris) Michael Jackson menyadari adanya batasan hukum yang sangat ketat.

Hal tersebut dikarenakan adanya sebuah klausul dalam perjanjian damai di tahun 1994 yang disepakati oleh kedua pihak (Michael Jackson dengan keluarga Jordan Chandler), untuk membatasi penggambaran sosok Chandler maupun detail kejadian tersebut dalam media film.

“Mereka menyadari bahwa jika mereka memasukkan bagian itu, mereka akan menghadapi tuntutan hukum yang tidak akan pernah berakhir. Itu adalah mimpi buruk hukum yang ingin dihindari oleh semua orang,” ujar sebuah sumber yang terlibat dalam produksi, dilansir dari The Hollywood. (*)

Komentar