oleh

Ingin Berkebun Namun Lahan Sempit? Begini Caranya

SMJTimes.com – Banyak orang memilih aktivitas berkebun untuk mengisi luangnya waktu di masa pandemi. Tak hanya mengisi waktu senggang dan menghilangkan stres, namun juga solusi mendapat sumber pangan yang aman dari pestisida dan virus.

Berkebun biasa dilakukan oleh masyarakat pedesaan. Selain kondisi yang masih asri, lahan di pedesaan cenderung masih luas untuk menanam berbagai jenis tumbuhan. Namun tak usah risau, meski kamu tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas kamu bisa melakukan aktivitas berkebun. Ikuti cara berikut ini.

Baca juga: Diduga Menyimpan Kehidupan, Venus vs Mars Memiliki Perbedaan

  1. Beli Peralatan Berkebun via Online

Sebelum mulai berkebun sayur di rumah, Anda perlu menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Seperti bibit, pupuk, sarung tangan, gunting tanaman.

Kemudian garpu taman, sekop, sapu, pacul, selang air, semprotan air, gerobak, pot, dan rak tanaman.

Barang-barang tersebut dapat Anda temui di toko tanaman dan toko alat bangunan.

Untuk menghindari antrean panjang di toko, pesan semuanya secara online agar lebih mudah membandingkan dan mendapatkan harga serta kualitas terbaik.

Baca juga: Atasi Sembelit, Solusi Lancar Buang Air Besar

  1. Selektif Memilih Bibit

Tanaman dari kualitas terbaik dapat tumbuh subur meski dengan perawatan yang minim, menghasilkan buah berukuran besar, dan yang terpenting tidak mudah terserang penyakit.

Selain itu, ada jenis bibit tanaman sayur untuk pemula yang bisa dicoba. Antara lain cabai, selada keriting, kangkung, bayam, bok choy, sawi hijau, buncis, kacang panjang, tomat, timun.

Tanaman sayur ini cepat tumbuh, perawatan mudah, dan masa panen singkat. Memilih tanaman dari jenis ini sangat cocok bagi pemula yang minim pengalaman berkebun terutama yang belum pernah menanam dari jenis sayur-sayuran.

Baca juga: Pemicu Pembengkakan Getah Bening

  1. Pilih Lokasi yang Cukup Sinar Matahari

Cara berkebun sayuran di rumah agar tumbuh subur adalah memastikan lokasi berkebun cukup mendapatkan sinar matahari.

Hal ini disebabkan pancaran sinar energi pada matahari merupakan sumber energi utama bagi tumbuhan termasuk sayur-sayuran untuk dapat tumbuh dengan baik.

Maka itu, kebanyakan tanaman tumbuh lebih subur ketika mendapatkan cukup sinar matahari.

Jika memiliki kebun sayur di belakang rumah, pastikan tanaman mendapatkan asupan cahaya matahari dengan benar tanpa terhalang benda apa pun, misalnya menara pemancar, bak penampung air, atau kanopi dapat mengganggu masuknya sinar matahari.

Baca juga: Rekomendasi Kuliner Khas Pati, Wajib Dicoba

  1. Gunakan Tanah Bernutrisi

Selain sinar matahari, tanah kaya nutrisi merupakan faktor penting guna menunjang metabolisme pada sayur.

Kandungan nutrisi pada tanah sama pentingnya dengan energi pada sinar matahari. Agar sayur yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, pastikan tanah yang digunakan memiliki kandungan organik yang tinggi.

Anda bisa menambahkan pupuk kompos, pupuk kandang, atau lumut gambut kering sebagai media tanam.

Kandungan organik pada pupuk kompos bisa dibuat sendiri dari hasil pembusukan sisa-sisa makanan. Sementara pupuk kandang dapat diperoleh dari kotoran hewan bisa dari kotoran sapi, kerbau, babi, atau ayam.

Kandungan organik yang tinggi pada tanah membuat tanah lebih ringan, mengalirkan air dengan baik, memudahkan penyiangan, dan memungkinkan akar tumbuh lebih cepat.

Baca juga: Perhatikan 10 Bahan Masakan Ini, Jangan Simpan di Kulkas

  1. Gunakan Alat yang Praktis

Berkebun sayuran di rumah bukan perkara mudah terutama bagi pemula. Namun, Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan alat dan perkakas yang sederhana agar lebih nyaman.

Selain itu, simpan peralatan berkebun dalam satu set kotak perkakas dan tempatkan kotak tersebut di lokasi yang mudah dijangkau.

Dengan begitu, saat melihat ada gulma, batang tanaman patah, atau ada batang yang perlu diikat, Anda tidak perlu jauh-jauh mengambil alat yang dibutuhkan.

Baca juga: Pesona Wisata Alam Kota Pati

  1. Menanam Sayur di Botol Bekas atau Pot

Berkebun sayuran di rumah tidak melulu harus di lahan luas. Terlebih, rumah saat ini terkendala tanah yang sempit.

Jika pekarangan rumah tak begitu luas bahkan tidak memiliki ruang terbuka sama sekali, jangan khawatir. Anda masih dapat berkebun dengan menanam sayur di botol bekas, pot, atau polybag.

Anda cukup siapkan media tanam yang seperti pot atau botol bekas. Setelah diisi benih sayuran, pindahkan semuanya ke lokasi yang teduh.

Baca juga: Fakta Sheet Mask Masker ala Korea

  1. Beri Pupuk

Layaknya bercocok tanam pada umumnya, tanaman sayur juga membutuhkan perawatan menyeluruh seperti pemberian pupuk.

Namun terkadang pupuk ini sering disepelekan karena menguras banyak waktu dan tenaga.

Untuk menyiasatinya, belilah wadah pupuk dengan timer. Alat ini memungkinkan Anda untuk mengatur waktu pemupukan setiap hari.

Baca juga: Tidak Hanya Nikmat, Kopi Juga Kaya Khasiat

  1. Coba Kebun Vertikal 

Bagi Anda yang masih di tahap pemula, dianjurkan untuk berkebun di lahan yang tidak terlalu luas dan mulai secara bertahap. Tujuannya agar Anda tidak kewalahan saat merawat kebun sayur.

Selain itu, untuk mengatasi keterbatasan lahan, Anda bisa mengakalinya dengan menyusun polybag ke dalam dinding atau bertingkat untuk menghemat ruangan layaknya konsep kebun vertikal (vertical garden/ecowalls).

Kebun vertikal sederhana ini cocok jadi cara berkebun sayuran di lahan sempit dan membuatnya lebih tertata rapi.

Baca juga: 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *