oleh

Atasi Sembelit, Solusi Lancar Buang Air Besar

SMJ Times – Hampir setiap orang mengalami sembelit. Meski sembelit menjadi hal yang dianggap remeh, namun cukup mengganggu tubuh untuk melakukan aktivitas. Tak jarang sembelit juga membuat badan merasa tidak nyaman.

Jangan anggap enteng persoalan buang air besar, karena hal tersebut adalah proses pembuangan racun dalam tubuh. Jika proses pembuangan racun atau sampah dalam tubuh tidak lancar. Maka racun tersebut akan mengendap di dalam tubuh. Bisa jadi, dapat menjadi pemicu munculnya gangguan kesehatan.

Untuk peroleh tubuh yang sehat, bisa dimulai dengan memerhatikan kesehatan sistem pencernaan. berikut ini cara untuk melancarkan buang air besar dikutip dari www.idntimes.com.

Baca juga: Rekomendasi Tempat Belanja Oleh-oleh Khas Pati

  1. Minum air putih yang cukup

Air putih memiliki peran besar dalam proses pembuangan racun di dalam tubuh. Utamanya, sebagian besar komposisi tubuh manusia terdiri dari air.

Penyebab paling umum dari sembelit, yaitu keras dan kering kotoran dalam tubuh. Cukup minum air putih cukup akan menjaga tubuh dehidrasi dengan baik dan mempermudah kotoran untuk keluar

Dalam studi, ditemukan bahwa kekurangan cairan 500-2.500 ml per hari bisa menyebabkan sembelit pada lansia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mencukupi asupan air, setidaknya 2-2,5 liter air per hari.

  1. Konsumsi makanan yang mengandung serat

Serat dapat meningkatkan berat dan ukuran dari feses karena menyerap air, membuatnya lebih lunak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan melalui anus. Feses yang keras bisa menjadi tanda bahwa Anda kurang mengonsumsi makanan berserat, jika dibiarkan terus-menerus dapat menimbulkan sembelit.

Baca juga: Pesona Wisata Alam Kota Pati

  1. Rutin olahraga

Olahraga bisa mempercepat pergerakan makanan di dalam usus besar. Jika makanan cepat lewat di usus besar maka akan lebih sedikit jumlah air yang terserap dari feses ke dalam tubuh.

  1. Minum Kopi

Bagi sebagian orang, kopi bisa melancarkan buang air besar. Ini karena kopi bisa merangsang refleks saraf pencernaan atau refleks gastrokolik. Ini adalah refleks yang mengontrol pergerakan usus dan mendorong makanan melalui sistem pencernaan.

Baca juga: Fakta Sheet Mask Masker ala Korea

  1. Buang air besar dalam posisi jongkok

Tak sedikit ahli menyarankan untuk buang air besar dalam posisi jongkok daripada posisi duduk. Hal ini ditegaskan dalam studi berjudul “Influence of Body Position on Defecation in Humans” yang dipublikasikan di jurnal Lower Urinary Tract Symptoms pada tahun 2010.

Saat buang air dengan posisi duduk, rektum akan berada pada sudut melengkung di atas anus. Tetapi, saat buang air besar dengan posisi jongkok, rektum berada dalam garis lurus ke atas dari anus. Artinya, perubahan sudut ini bisa memudahkan buang air besar dan mengurangi jumlah ketegangan.

Baca juga: 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar