oleh

Uji Coba PTM di SMP Pati Dilanjutkan setelah Hasil Tes PCR Negatif

Pati, SMJTimes.com– Setelah beberapa hari uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di SMPN 3 Pati dan SMPN 1 Winong diberhentikan sementara, mulai hari ini uji coba PTM dilanjutkan kembali setelah siswa dinyatakan negatif. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Pati Haryanto, usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Jumani.

Bupati mengatakan, mulai hari ini Senin 4 Oktober 2021, uji coba PTM pada kedua sekolah tersebut dilanjutkan kembali. Dengan catatan uji coba tersebut tidak boleh menambah jumlah siswa yang mengikuti PTM.

Sebelumnya, beberapa siswa SMPN 3 Pati dan SMPN 1 Winong dinyatakan reaktif saat dilakukan tes swab antigen. Sambil menunggu hasil tes PCR keluar, Bupati instruksikan agar PTM kedua sekolah tersebut dihentikan sementara.

Baca Juga :   Perbup Tentang Pilkades PAW di Rembang Sudah Jadi

“Ini kan antisipasi dalam rangka uji coba PTM khususnya Winong, kemudian juga SMP 3 kemarin dan juga yang lain secara keseluruhan. Tapi dari 13 siswa SMPN 1 Winong yang reaktif itu, dinyatakan PCR-nya hanya satu yang positif. Kemudian yang SMP 3 ada 1 reaktif, namun tes PCR-nya negatif. Ya kita kasih jeda waktu satu minggu dan mulai hari Senin ini sudah bisa mulai tatap muka lagi. Tapi uji coba bentuknya ya. Tidak boleh menambah lagi,” Paparnya.

Jika nanti sudah tidak ada laporan dan temuan kasus baru, lanjut Haryanto, pihaknya akan segera membuat kebijakan baru untuk menentukan penambahan uji coba PTM di beberapa sekolah. Tentunya untuk siswa SMA dan SMK yang akan mengikuti uji coba PTM akan diberikan prioritas vaksinasi.

Baca Juga :   DPRD Pati Nilai Simulasi PTM di Pati Berjalan Mulus

“Dan ini sudah ada kepala dinasnya yang baru, kita pacu agar untuk menambah vaksin. Karena tadi pagi sudah kita rapatkan diarahkan untuk siswa, yang uji coba dari SMP maupun SMA, SMK nanti kita prioritaskan untuk mendapatkan vaksin,” kata Bupati.

Untuk saat ini, status di Kabupaten Pati masih PPKM Level 2. Bupati Pati Haryanto mengatakan sangat bersyukur karena masyarakat masih taat untuk menerapkan prokes, meskipun sudah ada beberapa kelonggaran-kelonggaran.

“Alhamdulillah selama beberapa minggu ini, tidak ada temuan kasus baru. Jadi yang isolasi dulu itu sudah semakin menurun dan kondisi yang di Rumah Sakit ngga ada, namun kita kan harus waspada hati-hati, karena kita masih dalam kondisi PPKM belum PPKM Level 1. Untuk saat ini kalau di Jawa Tengah belum ada yang PPKM Level 1. Semuanya masih PPKM Level 2 dan Level 3,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :   BPBD Membentuk Masyarakat Tangguh Bencana di Dukuhseti

Komentar

News Feed