oleh

Seluruh Pasar Rakyat di Pekalongan Buka Hingga Pukul 9 Malam

Pekalongan, SMJTimes.com – Sebagai langkah untuk memulihkan ekonomi, terdapat penyesuaian kebijakan pasar tradisional yang ada di kota Pekalongan.

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM), Joko Purnomo menyampaikan bahwa dalam kebijakan baru ini, seluruh pasar rakyat yang ada di kota Pekalongan diperbolehkan buka hingga pukul 21.00 WIB.

“Dalam Inwal nya, Pasar (pasar rakyat, swalayan, toko kelontong, dan supermarket) yang menjual barang-barang kebutuhan pokok di seluruh pasar boleh dibuka sampai pukul 21.00 WIB dengan kapasitas 25 persen,” ungkap Joko di ruang kerjanya baru-baru ini.

Sedangkan untuk pasar rakyat, pihaknya mengimbau untuk beroperasi hingga pukul 14.00 WIB. Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan pengunjung. Dalam kebijakan yang baru, pasar diperbolehkan buka hingga pukul 15.00 WIB.

Baca Juga :   Atasi Anjloknya Omzet, Pemkab Rembang Bantu Pemasaran Daring

“Kami sejak awal menghimbau untuk jam operasional pasar yang tidak menjual kebutuhan sehari-hari seperti sembako dibuka sampai pukul 14.00 WIB saja. Untuk kapasitas, dengan kondisi PPKM ini, Jumlah pengunjung mengalami penurunan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk warung makan, diperbolehkan hingga pukul 21.00 WIB dengan durasi selama 20 menit serta pembatasan pengunjung.

“Jam operasionalnya maksimal pukul 21.00 WIB dengan Protokol kesehatan Covid-19 ketat. Begitu pula, dengan pedagang kaki lima, pedagang asongan, bengkel kecil, dan usaha sejenisnya,” kata Joko.

Ketua Ikatan Pasar Grosir Setono (IPPASENO), Rozakon menyatakan bahwa hingga kini, aktivitas di pasar Grosir Setono belum sepenuhnya normal.

Ia pun berharap, dengan adanya kebijakan baru ini, dapat Kembali memulihkan ekonomi para pedagang. Ia pun berharap, pemkot masih memperbolehkan operasional pasar hingga pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :   Dalam Setahun Kabupaten Rembang Kelola 86 Ribu Ton Sampah

“Dengan kebijakan baru ini, mudah-mudahan bisa memulihkan kembali ekonomi para pedagang. Jam operasionalnya sampai pukul 15.00 WIB tetapi kami berharap ada sedikit kelonggaran lagi dari Pemkot maksimal diperbolehkan buka sampai pukul 17.00 WIB. Mengingat, pengunjung yang datang sangat sedikit dan sepi,” tutur Rozakon. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Pulihkan Ekonomi, Terdapat Penyesuaian Kebijakan Pasar Tradisional”

Komentar

News Feed