oleh

Usus Pangkal Kesehatan Tubuh

SMJTimes.com – Kesehatan menjadi aset berharga bagi tubuh setiap orang. Berbeda dengan aset lainnya yang dapat diperhitungkan dengan nilai atau angka, orang kerap kali lupa untuk tetap menjaga kesehatan tubuh. Bak pepatah merasa kehilangan ketika ditinggalkan, sesorang menyadari sehat itu penting ketika jatuh sakit. Seperti itulah fenomena yang terjadi di lingkungan kita. Kesadaran hidup sehat masih tergolong kecil peminat. Banyak sekali faktor yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh manusia, seperti pola makan, pola istirahat, hingga mental seseorang.

Pola makan menjadi perhatian penting dalam menjaga kesehatan tubuh manusia. Terlebih makanan merupakan sumber energi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan aktivitas. Diibaratkan organ tubuh manusia layaknya mesin dan makanan seperti halnya bahan bakar. Tentunya mesin akan dalam kondisi prima jika bahan bakar yang diberikan berkualitas, alhasil kinerja mesin pun akan lebih optimal. Sama halnya untuk menjaga sistem kerja organ tetap baik perlu menjaga kondisi organ dengan suplai makanan yang bergizi.

Namun, seiring berkembangnya teknologi saat ini banyak produk makan instan yang beredar di pasaran. Tidak hanya mie instan yang jadi andalan, berbagai produk makanan instan lainnya kian menjamur di pasaran. Bentuknya pun semakin beragam memanjakan lidah pecinta makanan cepat saji.  Makanan instan yang awalnya sebagai alternatif bagi orang yang tak memiliki banyak waktu untuk memasak, kini menjadi tren masakan yang sangat digemari hampir semua kalangan terutama kaula muda. Terlebih lagi banyaknya Food Vloger yang seakan bermunculan untuk mengkampanyekan jajanan instan tersebut melalui berbagai media sosial.

Kebanyakan orang lebih memilih memanjakan lidah hingga terlupa kebutuhan usus dalam sistem organ manusia. Usus yang memiliki peran penting dalam proses mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia. Nantinya usus akan menyerap setiap nutrisi yang terkandung dalam makanan untuk dijadikan sumber energi yang dibutuhkan oleh sel tubuh untuk aktivitas. Jika saja makanan yang masuk ke dalam tubuh mengandung nol nutrisi, makanan itu hanya menjadi sampah yang menumpuk dalam tubuh kita. Alhasil, sampah makanan tersebut akan mempengaruhi kesehatan sel pada usus. Jika hal ini berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi dengan pemenuhan nutrisi, kerusakan sel akan menjalar ke sel-sel lain pada organ manusia. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu munculnya gangguan kesehatan tubuh.

Sumber makanan yang disediakan oleh alam menjadi pilihan terbaik untuk dikonsumsi tubuh, seperti segala jenis sayuran dan buah-buahan. Tak hanya itu saja, namun juga perlu memerhatikan kebutuhan lain seperti, protein, karbohidrat, dan lemak, sesuai dengan pedoman gizi seimbang yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tantang Pedoman Gizi Seimbang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *