oleh

BPJS Kesehatan Pati Beri Penjelasan Soal Denda 30 Juta Bagi Pengguna Menunggak

Pati, SMJTimes.com – Sempat viral dan heboh beberapa waktu lalu, terkait denda sebanyak 30 juta yang diberlakukan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada penunggak iuran selama 12 Bulan.

Pihak BPJS Kesehatan Kabupaten Pati menanggapi hal tersebut. Menurut Galih Mardi Ismiansyah selaku Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik, saat ini ketentuan mengenai denda pelayananan, tertera dalam Perpres 64 tahun 2020 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam Perpres tersebut, besaran denda pelayanan sebesar 5 persen dikali biaya pelayanan dikali bulan menunggak (maksimal 12 bulan).

Misalnya, rawat inap tipes menghabiskan biaya pelayanan sebesar Rp 8 juta. Kemudian menunggak pembayaran selama 2 tahun. Sehingga tafsir denda sebesar Rp 4 juta.

Baca Juga :   5 Manfaat Mendengarkan Musik Bagi Kesehatan

“Dari hitungan itu, denda maksimal sebesar Rp 30 juta tidak tercapai. Jika setelah dihitung, ternyata dendanya melebihi 30 juta, maka peserta cukup membayar jumlah maksimal tersebut” ucap Galih saat ditemui langsung di Kantor BPJS Kesehatan Pati (8/6/2022).

Galih menambahkan, apabila peserta hanya menunggak iuran dan tidak menggunakan layanan rawat inap maka tidak akan dikenai denda 5 persen atau hingga Rp 30 juta.  Peserta tersebut hanya akan diwajibkan untuk melunasi tunggakannya saja.

Komentar