SMJTimes.com – Al-Quran selalu disebut sebagai pedoman hidup bagi umat muslim dunia. Hal ini dikarenakan banyaknya isyarat dan larangan yang terkandung dan bermanfaat bagi manusia, salah satunya adalah makanan.
Melansir dari CNBC Indonesia, sejumlah penelitian modern menyebut buah-buahan yang tertulis dalam Al-Quran tidak hanya bermakna simbolik, tetapi juga terbukti bernutrisi tinggi, seperti memperkuat sistem imun hingga menjaga fungsi jantung dan otak.
Salah satu buah yang disebutkan, di antaranya adalah kurma. Buah yang merupakan khas dari Negeri Jazirah Arab ini disebut sebanyak 22 kali dalam kitab suci, meski dalam bentuk nama yang berbeda-beda.
Salah satunya terdapat dalam Al-Quran di Surat Al Mu’minun 3 ayat: 19-20:
“Dengan air itu Kami tumbuhkan bagimu kebun-kebun kurma dan anggur, yang di dalamnya terdapat buah-buahan yang banyak, dan darinya kamu boleh makan.”
Penyebutan buah kurma yang diperbolehkan untuk dikonsumsi mengandung arti adanya manfaat serat dan tiga antioksidan yang tinggi, seperti flavonoid, karotenoid dan asam fenolik yang dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.
Kemudian, dalam Surah Ar-Rahman ayat 68, Al-Quran juga berbicara tentang dua taman surga, yaitu kurma dan delima. Dalam banyak jurnal penelitian menyebut delima sangat tinggi vitamin C yang berperan untuk menjaga otot, tulang, dan kulit.
Di dalam Al-Quran surat Al Mu’minun ayat 20 menyebut tentang buah-buahan yang harus dimakan yaitu pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai, sebagai pilihan lemak yang baik. Namun lebih dari itu, zaitun juga memiliki asam lemak esensial yang bagus untuk fungsi jantung dan otak. (*)











Komentar