oleh

13 Siswa SMPN 1 Winong Positif Covid-19, Berikut Kronologinya

Pati, SMJTimes.com – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Winong Pati Mukhamad Santosa mengungkapkan kronologi ditemukannya 13 siswa sekolahnya yang reaktif Covid-19.

Santosa menduga siswa-siswi yang dinyatakan reaktif Covid-19 ini terinfeksi dari luar sekolahan bukan dari aktivitas uji coba atau simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di tempatnya.

Ia beralasan dari 60 guru yang dites swab antigen, tidak ada yang reaktif Covid-19. Selain itu, para siswa yang dinyatakan reaktif pada tes swab antigen sebelumnya dinyatakan negatif Covid-19.

“Kemungkinan dari luar sekolahan. Karena semua guru non reaktif. Sebelumnya, satu siswa yang reaktif pun tidak ikut uji coba PTM. Mereka baru akan ikut PTM nanti,” ungkap Santosa kepada Bupati Pati Haryanto, Selasa (28/9/2021) kemarin.

Baca Juga :   Zona Merah, Pemkab Pati Imbau Warga Tak Gelar Perayaan Natal

Semantara itu, Bupati Pati Haryanto mengatakan temuan 13 siswa ini akan dikembangkan dan dilakukan tracing kepada keluarga dan orang-orang yang pernah kontak erat dengan siswa yang reaktif Covid-19.

“Dari 13 orang tua siswa, tinggal 3 orang tua yang belum. Sementara ini, setelah dites swab antigen hasilnya negatif Covid-19. Tapi tetap kita kembangkan terlebih dahulu,” ujar Haryanto kepada awak media.

Seperti Kepala SMPN 1 Winong, Bupati Pati Haryanto juga menduga para siswa ini bukan tertular dari aktivitas uji coba atau simulasi pembelajaran tatap muka (PTM). Lantaran dalam pelaksanaan uji coba PTM menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Kalau terpapar Covid-19 dari sekolahan sih tidak. Mungkin sebelumnya mereka dolan ke kerabatnya.  Masih kita telusuri,” tutur Haryanto.

Baca Juga :   Pemkab Pati Ungkap Bantu Biaya Pemularasan Jenazah Covid-19 Pasien Isolasi Mandiri

Pihaknya akan mengembangkan dan melakukan tes kepada delapan hingga 15 orang yang kontak dengan masing-masing siswa yang reaktif Covid-19.

Penemuan kasus Covid-19 di sekolah Kabupaten Pati ini merupakan yang pertama sejak berakhirnya gelombang Covid-19 pada bulan Juli lalu. Nantinya bila pihaknya menemukan kasus positif Covid-19 lagi di sekolah lain, uji coba PTM terancam dihentikan dahulu.

Saat ini, uji coba PTM di SMPN 1 Winong dihentikan sementara hingga tidak ada kasus positif Covid-19. (*)

Komentar

News Feed