oleh

Nakes Pati Kuwalahan Tangani Pasien Covid-19

Pati, SMJTimes.com – Tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Pati banyak yang terinfeksi virus corona. Hal ini membuat nakes di kabupaten yang berjuluk Bumi Mina Tani ini menipis dan kuwalahan menangani pasien Covid-19 yang meningkat.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pati dr. Subawi mengungkapkan menipisnya nakes ini tidak hanya di Kabupaten Pati. Menurutnya, daerah lain juga mengalami hal yang sama.

“Dengan jumlah yang banyak kasus ini tenaga kami banyak yang terpapar (Covid-19) sehingga mohon maaf apabila ada kendala dalam pelayanan. Kondisinya memang seperti ini dan bukan hanya di Pati saja, di seluruh Indonesia mengalami hal ini,” ujar Subawi saat ditemui di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (21/6/2021) kemarin.

Baca Juga :   Kadiskominfo Pati Siap Pantau ‘Gerakan Dua Hari di Rumah Saja’

Sebelumnya diungkapkan, ratusan nakes yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Pati terinfeksi virus corona. Sebanyak 143 nakes di RSUD RAA Soewondo positif Covid-19, Rumah Sakit Mitra Bangsa tercatat ada sebanyak 13 nakes, Puskesmas Batangan sebanyak 22 nakes, Puskesmas Gembong 6 nakes, Puskesmas Wedarijaksa 8 nakes, Puskesmas Winong II 9 nakes, dan Puskesmas Winong I ada 7 nakes yang terpapar Covid-19.

“Ada yang terpapar baik di rumah sakit maupun di Puskesmas. Tapi kami optimalkan untuk (pelayanan) itu,” ungkap Subawi.

Beberapa diantaranya telah negatif Covid-19 dan bekerja seperti semula. Namun lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Pati membuat nakes ini kewalahan. Serta Kabupaten Pati darurat nakes.

Baca Juga :   Hati-hati, Peneliti Mengungkap Risiko Penularan Covid-19 di dalam Pesawat

Dinkes Kabupaten Pati pun membuat berbagai langkah mengantisipasi kekurangan ini. “Menggeser personel, membentuk tim. yang saat ini kewalahan kami bantu. Dari Dinas Kesehatan ada dua tim yang terjun membantu puskesmas yang saat ini banyak yang terpapar,” tutur Subawi.

Pihaknya juga meminta bantuan kepada sekolah tinggi kesehatan di Pati untuk memberdayakan mahasiswa akhirnya agar bisa berkontribusi menangani pasien Covid-19.

“Kami lakukan permintaan bantuan tenaga tetapi di sana-sini juga sama saja. Saya punya inisiatif untuk berkomunikasi dengan perguruan tinggi atau akademi kesehatan yang ada di Pati ini ada Stikes Bakti Utama dan Akbid Dhuta Utama,” jelasnya.

“Kami undang kami koordinasikan yang bisa dilakukan mahasiswa tahap akhir dan bisa perbantukan kami minta bantuan mereka,” tandas Subawi. (*)

Baca Juga :   Gencarkan Penggunaan Krupuk Non Bleng, Dispertan Gelar Pelatihan

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Nakes Menipis, Dinkes Pati akan Berdayakan Mahasiswa Akhir”

Komentar

News Feed