oleh

PDAM Akan Bentuk Pelaksana Harian Setelah Ada Salinan Penetapan Tersangka Suap

Kudus, Smjtimes.com – Plt Bupati Kudus HM Hartopo siap memberikan keterangan kepada Kejaksaan Tinggi terkait kasus suap Direktur PDAM Kudus Ayatullah Humaini di jalur hukum. Hal tersebut disampaikan selepas rapat paripurna di Gedung DPRD Kudus pada Jumat (17/7/2020) kemarin.

Dalam kasus ini, Hartopo menegaskan jika pemerintah daerah Kabupaten Kudus tidak memiliki keterkaitan. “Di sana (PDAM) sudah memiliki kewenangannya sendiri,” jelas Plt Bupati Kudus.

PDAM Kudus memiliki kewenangannya sendiri dalam merekrut maupun mengangkat pegawai, yang diatur oleh pihak manajemen.

Dalam mengondisikan kasus ini, Hartopo memanggil semua kepala bagian dan dewan pengawas PDAM untuk melaporkan kondisi pelayanan di PDAM hingga saat ini. “Tapi ternyata tidak ada masalah,” katanya.

Baca juga: Dugaan Jual Beli Jabatan, Kejari Kudus Lakukan OTT di Lingkungan PDAM

Namun, kembali Hartopo menjelaskan, Kabag Keuangan PDAM Kudus pembiayaan operasional mereka sempat ada masalah. “Mengambil uang kan harus ada tanda tangan direktur, tapi solusinya sudah ada, ” imbuhnya.

Hingga hari ini, Plt Bupati Kudus menyampaikan bahwa surat salinan terkait kasus penetapan tersangka direktur PDAM Kudus belum didapatkan pemerintah daerah. “Hingga saat ini kami masih menunggu salinan, baru nanti kita ada kajian,” pungkasnya.

Hasil kajian tersebut nantinya akan digunakan untuk menunjuk pelaksana harian (Plh) PDAM selanjutnya.

Dengan melakukan kajian dan dengan prosedur yang sesuai, Hartopo menjelaskan bahwa kajian tersebut digunakan untuk menunjuk Plh (Pelaksana Harian) PDAM selanjutnya.

Bergulirnya kasus suap ini, Hartopo mengimbau agar perusahaan lain lebih berhati-hati, “Orang-orang yang bekerja harus yang betul-betul bersih dan transparan, dan juga cerdas di dalam melayani masyarakat,” tegasnya. (*)

Baca juga: 12 Tahanan Polres Kudus Positif Covid-19, 9 Dipindah ke Polsek Kota dan 3 Dipindah ke Kejati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *