oleh

Alumni Resimen Mahasiswa Pati Diminta Mengabdi kepada Masyarakat

Pati, SMJTimes.com – Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Kwarcab Pati merayakan hari ulang tahun (HUT) pertama, Sabtu (16/10/2021). Bupati Pati Haryanto pun meminta IARMI Kwarcab Pati untuk tetap mengabdi kepada masyarakat.

Ketua IARMI Kwarcab Pati, Riyoso mengatakan, pihaknya telah melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan berbagai kegiatan. Di antaranya bantuan kekeringan, penghijauan, vaksinasi, donor darah, dan bantuan sosial lainnya.

”Sebagaimana pesan IARMI dibentuk, jangan sampai tidak ada kegiatan. Selama setahun ini, kami melakukan pengabdian kepada masyarakat. Soalnya, kami memegang teguh semboyan pengabdian yang sempurna lewat ilmu pengetahuan dan keprajuritan,” ujar pria yang sekaligus Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pati itu.

Baca Juga :   MTs N 1 Pati Borong 679 Prestasi, Jadi MTs Terbaik di Jateng

Sementara itu, Bupati Haryanto berpesan agar IARMI keberadaannya tetap eksis. Jadi tidak hanya nama dan label saja. Tapi ada tindakan yang dilakukan.

”Hari ini sekaligus mengenang setahun pencapaian. Mengingat bersama apa yang telah dilakukan untuk kepentingan masyarakat,” pesan Haryanto.

IARMI ini diminta tetap mengabdi dan berbakti kepada masyarakat. Lanjut Haryanto, supaya bisa membantu apa yang masyarakat ini butuhkan. Misalnya, membantu masyarakat kekurangan air bersih, dan memberikan donor darah.

”Semoga ini bisa berbakti untuk negeri dan kebaikan untuk semuanya. Mudah-mudahan tetap memberikan semangat kepada generasi baru ini. Pengabdian itu memang melelahkan. Jadi tetap semangat,” kata Haryanto.

Dalam acara ini, juga ada donor darah. Menanggapi langkah ini, Haryanto pun mengapresiasi. Menurutnya, setetes darah sangat bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi ketika pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Haryanto Akui Sejumlah Rumah Sakit Penuh

“Setetes darah ini memberikan kehidupan kepada masyarakat.  Apalagi pandemi Covid-19 ini, pada saat kasus tinggi kekurangan kebutuhan darah. baik plasma maupun umum. Sekalipun saat ini keadaannya membaik kebutuhna darah itu tetap mengalir. Soalnya darurat,” tandas Haryanto. (*)

Komentar

News Feed