oleh

Tetap Awet dan Segar, Ini 4 Cara Menyimpan Daging

SMJTimes.com – Iduladha menjadi momen bagi umat Islam untuk menyembelih hewan kurban. Daging hewan yang dikurbankan kemudian dibagikan ke masyarakat utamanya orang-orang yang kurang mampu.

Tak heran jika daging melimpah di hari raya Iduladha. Tak ayal, daging menjadi menu sajian utama saat merayakan hari raya kurban.

Namun, sakin banyaknya stok daging yang diperoleh acap kali membuat kita kebingungan menyimpan daging agar tetap segar.

Berikut ini tips menyimpan daging agar tetap segar.

  1. Cuci tangan terlebih dahulu

Cuci tangan dengan bersih terlebih dulu sebelum memegang daging kurban.

Tangan yang kotor dapat menjadi sumber kuman dan aneka mikroba penyebab penyakit (patogen) yang dapat berpindah dan berkembang biak di daging segar.

Hati-hati saat meletakkan daging Jangan meletakkan daging di tempat yang kotor karena sangat rentan terkontaminasi. Mikroba dapat berkembang biak hingga 10.000-100.000 kuman per menit di tempat yang tidak bersih.

Baca Juga :   Efek Terlalu Banyak Makan Daging, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Perhatikan etika batuk atau bersih Jika hendak batuk atau bersin di sekitar daging, terapkan etika yang tepat agar tidak menyebarkan kuman dan virus. Hindari batuk ke arah daging agar menekan risiko kontaminasi daging oleh mikroba perusak maupun patogen.

  1. Masak daging

Sebaiknya, daging harus segera dimasak setelah penyembelihan. Cuci bersih dan sisihkan dalam porsi yang sesuai dengan jumlah yang ingin dikonsumsi.

Simpan tanpa dicuci Daging yang ingin disimpan di kulkas tidak perlu dicuci terlebih dulu. Air bisa menjadi pengantar bakteri untuk daging sehingga menurunkan kualitasnya.

Cuci daging ketika sudah dikeluarkan dari lemari pendingin dan ingin dimasak. Simpan daging sesuai porsi Jangan simpan daging dalam satu kemasan besar di kulkas. Sisihkan dalam ukuran setengah atau satu kilogram, sesuai dengan porsi yang biasanya kita masak di rumah. Simpan daging dalam plastik transparan dan masukkan dalam kontainer plastik sesuai dengan ukurannya.

Baca Juga :   Menjelang Iduladha, Berikut Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Tarwiah, dan Arafah

Letakkan di dalam freezer jika ingin menyimpannya jauh lebih lama.

  1. Perhatikan udara dalam plastik

Kurangi udara di dalam plastik daging sebelum disimpan di kulkas agar tidak menjadi tempat pernapasan mikroba pembusuk. Kita bisa melakukannya dengan menggunakan pompa vacuum.

Cara lainnnya, gunakan ember kecil atau baskom berisi air bersih. Masukkan daging ke dalam plastik dan rendam pelan-pelan ke dalam air.

Permukaan air akan mendorong udara di dalam plastik daging naik ke atas. Setelah udara habis, segera ikat plastik kantung daging tersebut agar udara tidak masuk kembali.

  1. Jangan langsung masukkan ke freezer

Agar kualitasnya tetap terjaga, jangan langsung menyimpan daging ke dalam freezer. Simpan daging di rak kulkas selama 10-20 jam baru pindahkan ke bagian terdingin itu. Hal ini untuk mencegah daging mengkeret dan merusak kulitasnya karena beku mendadak. Lama penyimpanan daging tergantung kualitas kulkas dan seberapa sering kita membuka freezer tersebut. (*)

Baca Juga :   Kemenag Rembang Belum Putuskan Pelaksanaan Salat Iduladha

Komentar

News Feed