oleh

Menghidupkan Malam Iduladha, Berikut Amalan yang Diajarkan Rasulullah

SMJTimes.com – Menjelang Iduladha yang berlangsung besok, Selasa (20/7/2021) umat Islam melakukan sejumlah amalan-amalan untuk menyambut datangnya hari raya kurban.

Tahun ini perayaan Iduladha masih di tengah-tengah pandemi Covid-19. Peringatan Iduladha pun diminta untuk dilangsungkan di rumah masing-masing, mulai dari salat hingga penyelenggaraan kurban.

Iduladha yang jatuh pada bulan Dzulhijjah merupakan momen istimewa yang penuh dengan makna bagi umat muslim. Sejumlah amalan pun dianjurkan di bulan yang penuh keberkahan ini.

Begitu juga di malam menjelang perayaan Iduladha. Umat muslim biasa mengumandangkan takbir di malam Iduladha. Kegiatan ini biasa dilakukan di masjid, musala,, ataupun di rumah masing-masing.

Berikut ini amalan-amalan guna menghidupkan malam Iduladha.

  1. Memperbanyak bacaan takbir

Pada malam Hari Raya Iduladha, seluruh umat Islam dianjurkan untuk mengumandangkan takbir di setiap masjid, musala, dan rumah-rumah.

Baca Juga :   Kemenag Rembang Belum Putuskan Pelaksanaan Salat Iduladha

Dikumandangkannya takbir dimulai sejak terbenamnya matahari hingga imam naik ke mimbar untuk khutbah pada saat shalat Iduladha dan berakhir pada hari tasyrik tanggal 13 Dzulhijjah.

Hal ini dikarenakan pada waktu tersebut, umat manusia dianjurkan untuk memuliakan, mengangungkan, dan menghidupkan nama Allah SWT.

Anjuran ini sesuai yang tertulis dalam kitab Raudlatut Thalibin.

فَيُسْتَحَبُّ التَّكْبِيرُ الْمُرْسَلُ بِغُرُوبِ الشَّمْسِ فِي الْعِيدَيْنِ جَمِيعًا، وَيُسْتَحَبُّ اسْتِحْبَابًا مُتَأَكَّدًا، إِحْيَاءُ لَيْلَتَيِ الْعِيدِ بِالْعِبَادَةِ

Artinya:

“Disunahkan mengumandangkan takbir pada malam hari raya mulai terbenamnya matahari, dan sangat disunahkan juga menghidupkan malam hari raya tersebut dengan beribadah.”

  1. Memperbanyak amalan soleh seperti sedekah

Adapun hal ini, dijelaskan dalam Surah An-Nahl ayat 71:

Baca Juga :   Efek Terlalu Banyak Makan Daging, Ini yang Terjadi pada Tubuh

وَاللَّهُ فَضَّلَ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الرِّزْقِ فَمَا الَّذِينَ فُضِّلُوا بِرَادِّي رِزْقِهِمْ عَلَى مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَهُمْ فِيهِ سَوَاءٌ أَفَبِنِعْمَةِ اللَّهِ يَجْحَدُونَ

Artinya: “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezki, tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezkinya itu) tidak mau memberikan rezki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rezki itu. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah?.”

  1. Perbanyak zikir menyebut asma Allah SWT

Zikir adalah bacaan ibadah dengan menyebut asma Allah SWT yang dapat diucapkan dan bisa terdengar.

Tetapi tak jarang juga dzikir dilakukan dalam hati saja sehingga tak ada siapa pun yang tahu.

“Amalan selanjutnya yang dapat dilakukan ialah zikir. Dengan menyebut asma Allah SWT selama malam Iduladha baik dilakukan dalam hati maupun bersuara.Maka, dengan begitu kebaikannya yang akan datang kepada kita (umat muslim),” ucap Ustaz Beny.

Baca Juga :   Kisah Isra Miraj, Perjalanan Suci Rasulullah

Perintah untuk berzikir pun dalam Alquran dan hadis kerap diserukan salah satu yang ada dalam Al-Qur’an adalah sebagai berikut:

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلًا

Dan sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan sepenuh hati.” (QS. Al-Muzzammil: 8).

Wallahu A’lam. (*)

Komentar

News Feed