oleh

Berikut Tanda dan Risiko Hiperseks

SMJTimes.com – Tak hanya alkohol dan obat-obatan, seks juga dapat memicu kecanduan. Sejumlah dampat negative dapat terjadi pada tubuh akibat kecanduan seks.

Kecanduan seks diakibatkan dari tingginya libido atau gairah seksual seseorang. Kondisi ini dapat berdampak pada gangguan mental.

Perilaku kompulsif atau hiperseksual, pada awalnya, melibatkan pengalaman seksual umum yang menyenangkan. Seperti, masturbasi, sering gonta ganti pasangan, kecanduan pornografo, perilaku asusila di dunia maya, hingga prostitusi.

Namun, lama kelamaan pengalaman tersebut menjadi fokus utama dalam hidup penderita yang menjadi sulit untuk dikendalikan. Akibatnya, bisa berbahaya bagi dirinya sendiri hingga orang lain.

Tanda-tanda hiperseksual

  1. Memiliki fantasi seks, dorongan, dan perilaku seksual yang intens dan berulang
  2. terdorong melakukan perilaku seksual tertentu, namun merasa bersalah setelah melepaskan
  3. Sulit mengurangi atau mengendalikan fantasi, dorongan, dan perilaku seksual
  4. perilaku seksual kompulsif sebagai bentuk pelarian diri dari masalah seperti, kesepian, depresi, cemas, atau stres.
  5. Kesulitan membangun dan menjaga hubungan sehat dan stabil dengan orang lain
Baca Juga :   Kebiasaan Buruk yang Dapat Mengganggu Kesehatan

Ketika mengalami gejala tersebut, bantuan psikiater sangat dibutuhkan. Pasalnya, perikal seksual kompulsif cenderung meningkat seiring waktu.

Perilaku kecanduan seks yang dibiarkan dan tak mendapat penangan tepat, dapat mengganggu beberapa aspek hidup.

Seperti menurunkan rasa percaya diri, mengganggu karier, kesehatan, merusak hubungan dengan orang lain atau terhadap pasangan misalnya berselingkuh.

Penting untuk diingat bahwa menikmati aktivitas seksual tidak sama dengan kecanduan seks. Seks adalah aktivitas hubungan manusia yang sehat dan dapat dinikmati secara normal.

Penyebab kecanduan seks

Sejumlah ahli menduga penyebab perilaku seksual kompulsi disebabkan oleh stress berat, gangguan mental, dan kseimbangan mood.

Komentar