oleh

Angka Kemiskinan Kabupaten Rembang Naik Tahun Ini

Rembang, SMJTimes.com – Lumpuhnya motor perekonomian di sejumlah wilayah akibat pandemi menjadi faktor utama kenaikan angka kemiskinan dalam skala nasional maupun daerah.  Salah satunya adalah Kabupaten Rembang.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Rembang yang disampaikan oleh Kepala BPS Rembang, Henri Wagiyanto, Senin (28/12/2020) terjadi peningkatan angka kemiskinan dengan selisih kenaikan mencapai 0,65 persen dari data sebelumnya.  Terhitung per Maret 2020 presentase angka kemiskinan di Rembang senilai 15,60 persen dari presentase sebelumnya pada Maret 2019 lalu sebesar 14,95 persen.

Baca juga : Rampung Penugasan, Kodim Rembang Sambut Hangat Kembalinya Prajurit

Sedangkan, berdasarkan jumlah jiwa, penduduk miskin per Maret 2020 bertambah menjadi 100,08 ribu orang. Jumlah tersebut naik 4,82 persen dari Maret 2019 sebesar 95,26 ribu orang.

Selain itu, Hendri juga menyebutkan untuk Indeks Kedalaman Kemiskinan maupun Indeks Keparahan Kemiskinan tahun 2020 cenderung sedikit mengalami peningkatan.

Baca juga : Jadi Menag, Gus Yaqut Singgah ke Rembang Sambangi Gus Mus

Pada tahun 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan senilai 2,44, hal ini terjadi peningkatan dibanding tahun 2019 sebesar 2,32. Angka ini menggambarkan rata-rata pengeluaran penduduk miskin bergerak sedikit menjauhi garis kemiskinan. Di Kabupaten Rembang, garis kemiskinan (GK) tahun 2020 sebesar Rp403.932 per kapita per bulan.

Sedangkan, Indeks Keparahan Kemiskinan tahun 2020 sebesar 0,53 meningkat dibanding tahun 2019 sebesar 0,48. Angka ini menunjukkan ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin semakin tinggi.

Baca juga : Penjualan Tiket Bus Malam di Terminal Rembang Sepi di Tengah Libur Nataru

“Kalau angka kemiskinan bukan hanya dihitung presentase saja yang dilihat.  Tapi juga seberapa dalam dan parahnya.” ungkapnya.

Akibatnya, Kabupaten Rembang menempati posisi ke-7 angka kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah.

Baca juga : Harga Bahan Pokok di Pasar Rembang Stabil Menjelang Natal Besok

“Karena yang diatas 16, 6 persen itu ada Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen,  Wonosobo, Pemalang dan Brebes.” tutupnya.   (*)

Baca juga :

Reporter: Aziz Afifi

Komentar

News Feed