oleh

Bingung Beli Ponsel Android, Perhatikan Hal Berikut

SMJTimes.comZaman modern saat ini menjadikan ponsel sebagai kebutuhan primer setiap orang. Alat komunikasi yang satu ini banyak dibutuhkan orang untuk sekadar berkomunikasi hingga mencari informasi.

Ponsel Android menjadi perangkat seluler yang banyak dipilih orang. Selain fitur yang lengkap, ponsel yang satu ini juga memiliki variasi harga yang bisa disesuaikan dengan kantong.

Baca juga: Jajal Fitur Birdwatch, Twitter Bisa Deteksi Kabar Hoaks

Saat ini, mencari ponsel android tidaklah susah. Pasalnya, banyak jenis Android yang beredar di pasaran. Namun, sebelum kamu membelinya, perlu memperhitungkan harga hingga spesifikasi ponsel yang sesuai dengan kebutuhan.

Nah, berikut ini beberapa pertimbangan untuk membeli ponsel Android, dirangkum SMJTimes dari berbagai sumber.

  1. Faktor Harga

Tidak ada patokan jelas, tapi ponsel entry level atau kelas bawah biasanya di bawah Rp 2 juta. Kecuali untuk fungsi dasar sehari-hari, jangan berharap lebih soal performa di kategori ini. Umumnya dapat menangani multitasking ringan, tapi sektor kamera atau kualitas layar kemungkinan biasa-biasa saja.

Baca juga: Ancaman Tsunami, BNPB : Perhatikan Durasi Gempa

Ponsel mid range berada di kisaran Rp 2 juta sampai Rp 7 jutaan, dapat menangani multitasking dan aplikasi berat lebih mumpuni dari entry level. Seberapa baik biasanya tergantung harga, kian mahal kian bagus, layarnya mungkin lebih baik, storage lebih tinggi, kamera lebih superior dan sebagainya.

Di kelas high end Rp 7 jutaan ke atas, barulah pengguna bisa mengharapkan performa maksimal. Menjalankan game kelas berat takkan ada masalah. Prosesornya pun pasti powerful, demikian pula kualitas layar memanjakan mata. Update software pun pastilah diutamakan.

Baca juga: Indonesia Dihujani Sederet Fenomena Langit Oktober Ini, Bisa Disaksikan Mata Telanjang

  1. Ukuran Layar

Pengguna dengan tangan besar bisa memilih ponsel di kisaran layar 6 inch. Sedangkan yang berukuran kecil mungkin di kisaran 5 inch atau bisa juga membeli lebih besar dengan konsekuensi tidak begitu mantap di tangan. Ponsel lebih kecil mungkin nyaman digenggam, tapi kurang mantap dalam melihat konten. Sedangkan yang layarnya besar kadang membuat tangan pegal.

  1. Fitur Ekstra

Ponsel Android zaman sekarang punya banyak fitur tambahan. Sebut saja pemindai sidik jari bisa dibilang sudah ada di semua ponsel Android. Namun letaknya berbeda-beda, ada yang di belakang, samping, bahkan tertanam di layar.

Baca juga: Indonesia Dihujani Sederet Fenomena Langit Oktober Ini, Bisa Disaksikan Mata Telanjang

Sebagian memiliki pemindai wajah, sebagian ada yang menyertakan stylus. Sebelum membelinya, mungkin bisa dipelajari apa saja fitur tersebut dan dipilih mana yang benar-benar nyaman dan berguna bagi pemakainya alias tidak sekadar gimmick tapi malah membuat harganya lebih mahal.

  1. Memilih Merek

Cukup banyak merek smartphone di pasaran, ada Vivo, Oppo, Samsung, Xiaomi, Realme, Advan, Nokia dan lainnya. Hal ini juga perlu dipertimbangkan dengan baik karena meskipun sama-sama memakai Android, ada sentuhan yang berbeda dari tiap pabrikan.

Baca juga: Waspada Modus Penipuan Shopee Pay, Jangan Bocorkan Kode OTP

Masing-masing vendor biasanya memiliki user interface sendiri, yaitu desain antar muka dan operasional yang jadi ciri khas. Beberapa aplikasi bawaan juga dibenamkan, sebagian tidak bisa dihapus dan memakan memori internal.

Ada pula vendor yang murni memakai tampilan Android dan tidak banyak menyertakan aplikasi bawaan, yang paling polos tentu ponsel Pixel dari Google. Berbagai macam user interface itu akan memberi perbedaan dalam operasional ponsel Android sehingga mungkin perlu diketahui dengan mendalam sebelum membeli.

  1. Hardware

Hardware mempengaruhi performa ponsel dan biasanya terkait dengan 3 hal, CPU atau prosesor, kapasitas RAM dan storage internal. Semakin tinggi RAM (Random Access Memory), semakin banyak aplikasi bisa dijalankan bersamaan dengan mulus.

CPU adalah otak dari ponsel, biasanya antara Snapdragon, MediaTek, Exynos atau mungkin Kirin dari Huawei. Semakin tinggi nomor serinya, biasanya prosesor itu semakin gahar.

Baca juga: Empat Poin Utama Cita-cita Kehadiran 5G di Indonesia

Jika kebutuhan pengguna hanya minim, misalnya ponsel cuma untuk email, mengirim pesan, ponsel entry level bisa jadi sudah cukup. Namun harap dimaklumi jika misalnya membuka banyak browser jadi lambat karena kapasitas RAM yang kecil.

Apabila suka memainkan musik, main game dan banyak melihat YouTube, ponsel kelas menengah mungkin lebih cocok. Dan bagi yang mengharapkan kualitas tertinggi dan selalu ingin performa ponsel lancar jaya, kategori high end adalah jawabannya.

Baca juga: Bagaimana Hadapi Anak yang Lengket dengan Gadget

  1. Update Software

Update software yang rutin, misalnya untuk menambal celah keamanan yang muncul, merupakan sesuatu yang vital di tengah maraknya serangan siber. Demikian pula update versi terkini Android akan membuat pengguna merasakan kemampuan-kemampuan baru.

Namun demikian, tidak semua ponsel merasakan kenikmatan itu dan biasanya balik lagi soal harga. Makin tinggi harga, cenderung makin besar ponsel selalu mendapatkan update. Sebagian manufaktur juga cenderung lambat dalam memberikan update, sebagian terhitung cepat. Cukup cari informasi track record-nya.

Nah, sekarang kamu tak lagi bingung mau pilih ponsel yang seperti apa. Tentunya, sesuaikam denga nisi kantong dan kebutuhan kamu ya.

Baca juga: 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *