SMJTimes.com – Perusahaan teknologi multinasional yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Meta, saat ini dilaporkan tengah melakukan pembukaan akses bagi pengembang pihak ketiga untuk sebuah kacamata pintarnya, Meta Ray-Ban Display.
Dalam hal ini, Meta disebut tengah memungkinkan pengembang pihak ketiga untuk bereksperimen dengan aplikasi dan gim yang akan ditampilkan di layar perangkat kacamata, guna mendukung tampilan beserta pengontrol Neural Band perangkat.
Menurut Meta, platform tersebut nantinya akan mendukung aplikasi yang berada di dalam versi Android maupun iOS penyerta serta yang kompatibel dengan aplikasi berbasis web. Oleh sebab itu, Meta tengah mencari aplikasi yang cocok untuk tampilan di kacamatanya, khususnya monokular.
Melansir dari Antaranews, kacamata pintar Meta Ray-Ban Display secara sengaja menggunakan layar dengan bidang pandang bersudut 20 derajat, yang tidak sepenuhnya imersif seperti kacamata Augmented Reality (AR) atau realitas tertambah mandiri lainnya.
Chief Technology Officer Meta, Andrew Bosworth, mencontohkan satu aplikasi awal yang bernama Darkroom Buddy, sebuah panduan interaktif terhadap proses cuci cetak film analog yang dapat digunakan untuk referensi yang mudah dilihat dari layar kacamata.
Selain itu, ada pula referensi bagi para pengembang untuk membuat aplikasi media streaming, tampilan data real-time seperti skor pertandingan atau pembaruan status, hingga sejumlah aplikasi mikro yang digunakan untuk ditampilkan di kacamata pintarnya.
Sebelumnya, kacamata pintar Meta Ray-Ban Display itu telah dilengkapi dengan permainan puzzle. Sementara, penambahan aplikasi dari pihak ketiga dinilai mampu memperluas fungsi kacamata pintar yang memiliki banderol harga mencapai 800 dolar AS tersebut. (*)











Komentar