Google Mulai Lenyap dari Sebutan Mesin Pencarian Dunia, Pengguna Berpindah ke Model AI

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Perusahaan multinasional Amerika Serikat (AS), Google, mulai ditinggalkan sebagai sebuah raksasa mesin pencarian dunia. Dalam hal ini, sejumlah mesin pencarian lainnya justru mulai menunjukkan diri, termasuk model Artificial Intelligence (AI) yang tengah digandrungi banyak orang.

Berdasar pada laporan dari CNBC Internasional, mesin pencari alternatif DuckDuckGo tercatat mengalami peningkatan angka instalasi hingga 40% per minggu. Sementara itu, Bing milik Microsoft justru tercatat tembus hingga 1 miliar pengguna pada kuartal lalu.

Kemudian, raksasa model AI seperti ChatGPT dilaporkan mengantongi bentuk peningkatan traffic internet hingga berada di posisi teratas bagi aplikasi gratis di iOS. Bersamaan dengan pencapaian tersebut, Google Search justru mengalami adanya penurunan.

Fenomena pengembangan AI seperti sekarang ini berhasil memperumit posisi Google saat ini. Dalam hal ini, Chatbot dijadikan sebagai sebuah pilihan untuk melakukan pencarian, di mana beberapa aplikasi bersaing ketat dengan Gemini milik Google.

Meski demikian, sejumlah pengguna juga tercatat ada yang tidak menyukai penggunaan AI. Hal tersebut terlihat dalam riset Pew Research Center pada Maret lalu, di mana setengah warga AS merasa khawatir dengan keberadaan AI dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, tantangan lainnya terlihat dari Google yang telah ditinggalkan oleh sejumlah talentanya ke perusahaan pesaiang, seperti Noam Shazeer yang pernah duduk di kursi wakil presiden bidang teknik dan menjadi salah satu pemimpin Gemini AI, saat ini justru bekerja untuk OpenAI.

Kemudian, seorang pakar AI sekaligus ahli biologi komputasional, John Jumper, juga mengumumkan perpindahannya ke Anthropic, di mana sebelumnya ia bekerja sebagai wakil presiden dan rekan teknik untuk unit bisnis DeepMind. (*)

Komentar