Rembang, Smjtimes.com – Keman seorang kusir delman mengeluh penghasilan setiap harinya makin menurun akibat pandemi Covid-19.
“Duh sepi, karena corona ini penghasilan menurun. Sebelumnya lancar. Biasanya 75, kotor. Tapi gara-gara corona sekarang cuman 50 kurang lah,” tuturnya pada Selasa (13/7/2020).
Selama ini, Ia mengaku penumpang yang mau menaiki delmannya semakin sepi. Padahal Ia sudah berusaha untuk berangkat lebih pagi, mensiasati agar mendapatkan penumpang lebih awal.
Baca juga : Pasien Positif Covid-19 di Rembang Kembali Bertambah
“Kalau hari biasa saya mangkal di pasar agak siang mas. Tapi jam delapan udah narik. Tapi kalau hari ini mesti pagi. Tapi kadang baru dapat penumpang jam 12 siang,” jelasnya.
Selain bangun lebih pagi, Keman juga harus memotong jatah pakan buat sang kuda. “Kalau akal-akalannya ya dedak dipotong. Biasanya 10 sekarang 6 kg lah. Biar bisa sama-sama makan,” imbuhnya.
Walau demikian, di tengah kesulitan yang dialaminya, Keman enggan menaikan ongkos penumpang. “Tetap Rp 5.000, kalau dari pasar ke perumahan sekitar Ngalonan sini,” pungkasnya. (*)
Baca juga :
- Buang Sampah Sembarangan, Lahan PT KAI di Rembang Jadi TPS Dadakan
- 99 % ASN di Setda Rembang dan BPPKAD Ikuti Apel Perdana Usai Libur Panjang
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook dan instagram
Redaktur : Dwifa Okta
Komentar