Hujan Lebat, Tumpukan Sampah di TPA Republik Guinea Runtuh hingga 30 Tewas-6 Luka Parah

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Sebuah tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di Conakry, Republik Guinea, Afrika Barat, mengalami runtuh pada tumpukan sampahnya akibat hujan lebat hingga menimpa sejumlah rumah warga yang ada di sekitarnya.

Selain itu, peristiwa yang terjadi pada Minggu (23/08/2026) pukul 02.00 dini hari waktu setempat di kawasan Dar-es-salam, Distrik Bbessia, itu juga menewaskan sebanyak 30 orang dan enam orang terluka parah.

“Sumber daya manusia dan peralatan yang signifikan telah dikerahkan untuk mencari orang-orang yang mungkin masih terkubur, menyelamatkan para korban, dan mengevakuasi jenazah,” demikian pernyataan dari pemerintah setempat.

Sebagai bentuk penanganan cepat, alat berat ekskavator dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di lokasi reruntuhan sampah. Selain itu, Perdana Menteri (PM) Republik Guinea, Amadou Oury Bah, juga dilaporkan melakukan kunjungan di lokasi tersebut.

“Langkah-langkah telah diambil untuk memastikan perawatan medis bagi korban luka dan memberikan bantuan bagi mereka yang terdampak tragedi ini,” jelasnya, dikutip dari Detik, Senin (24/08/2026).

Sebelumnya dalam beberapa hari terakhir, pemerintah telah mengeluarkan instruksi berupa pengosongan permukiman di sekitar lokasi TPA tersebut, lantaran adanya kekhawatiran akan risiko keruntuhan.

Hal tersebut disampaikan oleh mantan PM, Cellou Dalein Diallo, dalam tulisannya di akun media sosial pribadi Facebook-nya, yang mengatakan bahwa jadwal penutupan TPA tersebut sebenarnya akan dilakukan pada Minggu, 23 Agustus 2026.

“Tragedi ini semakin memprihatinkan karena penutupan tempat pembuangan sampah tersebut sebenarnya telah dijadwalkan pada hari Minggu ini, 23 Agustus,” ujar Diallo. (*)

Komentar