Pati, SMJTimes.com – Guna mengurangi pelanggaran hukum di Bumi Mina Tani, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong adanya sosialisasi yang dilakukan pada masyarakat.
“Perlu adanya sosialisasi secara masif untuk menyadarkan masyarakat agar lebih taat pada hukum,” ujar Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo.
Ia pun mencontohkan salah satu sosialisasi hukum yang perlu diberikan kepada masyarakat misalnya adalah mengenai konsekuensi hukum atas tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan.
“Misalnya, sosialisasi tentang hukum kekerasan terhadap anak dan perempuan,” terangnya.
Sosialisasi hukum dinilai dapat mencegah terjadinya tindak pelanggaran hukum. Sebab masyarakat akan mengetahui konsekuensi dari perbuatan kejahatan yang dilakukan. Sehingga menimbulkan efek takut dan urung untuk melakukannya.
Sebagaimana diketahui kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sendiri memang menjadi salah satu persoalan yang perlu diberantas. Sebab hal itu menyebabkan trauma dan berdampak negatif bagi korban.
Terlebih kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak seringkali pelakunya merupakan orang terdekat korban. Efek dari kekerasan sendiri juga tak hanya dirasakan saat itu saja, namun juga berdampak jangka panjang terhadap kehidupan korbannya. (Adv)











Komentar