oleh

Program Pemberdayaan Perempuan dan Anak Jadi Topik Utama Kunjungan di Dinsos PPKB Rembang

Rembang, SMJTimes.com– Program Pengarusutamaan Gender dan Perlindungan Anak jadi pembahasan utama dalam acara kunjungan hari ini. Dinsos PPKB Kabupaten Rembang tegaskan dalam setiap kegiatan tidak boleh dicampuri urusan politik.

Kunjungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Anak (DPMPPA) Kabupaten Pekalongan ke Dinsos PPKB Kabupaten Rembang dilakukan pada hari ini, Kamis (04/11).

Dalam kunjungan tersebut membahas mengenai pemberdayaan perempuan dan anak. Kabupaten Rembang menjadi tempat kunjungan karena dinilai memiliki program yang inovatif.

Dalam sambutannya, Nasution Rofiq selaku PLT Sekretaris Dinsos PPKB Rembang menegaskan, Dinsos PPKB Rembang tidak akan melibatkan kegiatan politik dalam setiap kegiatan pemberdayaan perempuan dan anak.

“Kami di DPR itu menggandeng empat perempuan dari anggota DPR untuk ikut ke berbagai acara kami. Itu sebagai cerminan bahwa kami juga mengajak mereka yang perempuan, itu saja. Tidak ada kegiatan yang berbau politik” Kata Nasution Rofiq dalam sambutannya.

Baca Juga :   Disketapang Ungkap Hampir Semua Desa di Pati Tergolong Desa Mandiri Pangan

Program_Pemberdayaan_Perempuan_dan_Anak_Jadi_Topik_Utama_Kunjungan

Sementara itu, Dinsos PPKB Kabupaten Rembang telah mendapatkan penghargaan yang cukup banyak terkait dengan pemberdayaan perempuan dan anak. Berbagai inovasi kegiatan dilakukan seperti membuat industri rumahan untuk perempuan.

“Kami melakukan kegiatan seperti membuat rengginang dari rasa ikan sesuai dengan musim panen. Kemudian Snack (makanan) yang ada di depan bapak ibu juga merupakan produk pemberdayaan yang kami lakukan” ungkap Budi Asih selaku Kepala Bidang PPPKAS Dinsos PPKB Rembang dalam presentasi nya.

Pemberdayaan perempuan dan anak yang dilakukan oleh Dinsos PPKB Rembang ternyata dilakukan meski pandemi masih berlangsung. Hal ini dilakukan agar saat pandemi, perempuan di Rembang tidak kehilangan penghasilan jika suami mereka terdampak covid-19.

Baca Juga :   Pemkab Rembang Dorong Pelaku Usaha Lakukan Ekspor Mandiri

“Saat pandemi kemarin kami tidak ada yang WFH. Kami terus bekerja di lapangan agar perempuan yang ternyata suaminya kena PHK atau bangkrut, mereka bisa membantu keluarga untuk mencari penghasilan. Alhamdulilah sampai saat ini hasilnya sangat memuaskan”pungkas Budi Asih dalam presentasinya.

Dalam presentasi hari ini. Pihak Dinsos PPKB Kabupaten Rembang juga memaparkan bahwa meskipun anggaran terbatas, mereka tidak pernah putus asa untuk memberdayakan perempuan dengan berbagai bidang yang ada. Seperti wisata, industri rumahan, dan lainnya. (*)

Komentar

News Feed