oleh

Kabupaten Pati Dinilai Terlambat Gelar PTM

Pati, SMJTimes.com – Beberapa kalangan menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dinilai lambat dalam memutuskan menyelenggarakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Di saat daerah lain sudah menyelenggarakan uji coba PTM pada pekan lalu, Pemkab Pati baru melaksanakan uji coba PTM pada awal pekan ini. Padahal level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Pati sudah turun menjadi level dua pada pekan lalu.

“Kami sampaikan, Pati terlambat dalam menyelenggarakan uji coba PTM. Daerah lain sudah uji coba. Pati hari ini,” ujar Bidang Penjamin Mutu MAN 1 Pati Moh Suhono saat ditemui Senin (6/9/2021) kemarin.

Senada, warga Kabupaten Pati juga mengatakan hal yang sama. Ifan menilai Kabupaten Pati terlalu hati-hati dan kurang berani dalam memutuskan jadwal uji coba PTM.

Baca Juga :   Uji Coba PTM Jateng, 140 Sekolah Dilibatkan

“Iya (kurang berani). Padahal Kudus sudah menggelar simulasi (pekan) kemarin,” imbuhnya.

Beberapa kesempatan, Bupati Pati Haryanto mengatakan pihaknya tidak mau terburu-buru memutuskan menyelenggarakan uji coba PTM dan nantinya menjadi PTM Terbatas.

Ia butuh pertimbangan dan menunggu pandemi Covid-19 di Pati sudah mereda. Orang nomor satu di Kabupaten Pati ini tidak mau tenaga pendidik maupun anak didik terinfeksi Covid-19.

“Jangan sampai kita nanti telah membuat kebijakan malah berujung timbulnya klaster Covid-19,” ungkapnya saat diwawancarai, Rabu (1/9/2021) lalu.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya sebanyak 22 SD, 22 SMP dan 5 SMA/SMK menggelar uji coba atau simulasi PTM mulai Senin (6/9/2021) kemarin. Uji coba PTM ini berlangsung selama dua pekan atau sampai tanggal 20 September 2021.

Baca Juga :   Sistem Zonasi PPDB, Disdikbud : Harusnya Tidak Ada Lagi Label Sekolah Favorit

Nantinya, bila uji coba ini sukses, Pemkab Pati akan mengizinkan sekolahan untuk melaksanakan PTM Terbatas dan dengan protokol kesehatan yang ketat. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Uji Coba PTM di Pati Dinilai Terlambat”

Komentar

News Feed