oleh

Percepatan Program Vaksinasi Covid-19, Dewan Pati Berikan Apresiasi

Pati, SMJTimes.com

Warsiti anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, mengapresiasi langkah pemerintah percepat penyuntikan vaksin demi tercapainya proses herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus Covid-19 di Pati.

Politisi dari Partai Hanura, Warsiti berharap dengan dipercepatnya vaksinasi ini mampu memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat, meminimalisir ketakutan-ketakutan terhadap isu negatif Covid-19. Lebih-lebih roda perekonomian masyarakat dapat bergerak kembali.

53 Percepatan Program Vaksinasi Covid 19 Dewan Pati Berikan Apresiasi

“Saya berharap dipercepat agar masyarakat ini tidak ada keresahan sehingga perekonomian normal lagi,” kata Anggota Fraksi Nurani Keadilan Rakyat Indonesia (NKRI) itu usai program vaksinasi di Gedung DPRD Pati kemarin.

Perlu diketahui, pemerintah sempat menargetkan bahwa program vaksinasi ke masyarakat akan berjalan 15 bulan, namun mengingat angka kasusnya yang tak kunjung turun pemerintah akhirnya mencanangkan untuk program vaksinasi menjadi 12 bulan saja.

Baca Juga :   Pemkab Pati Jadikan Vaksinasi Syarat Pengambilan BLT

Menurut Warsiti saat memantau di lini bawah masih banyak golongan masyarakat yang enggan divaksin lantaran takut dengan efek sampingnya.

Ia meyakinkan bahwa vaksinasi Covid-19 benar-benar aman di suntikkan, dan optimis bila masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk divaksin, segalanya akan normal kembali.

“Harus ada sosialisasi terhadap vaksin, karena vaksin ini tidak ada efek sampinya seperti pusing, sakit dan lain-lain. Dan dengan adanya vaksin ini saya yakin bisa tertanggulangi penyebarannya,” kata Warsiti.

Warsiti juga meminta kepada tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kabupaten Pati untuk tingkan sosialisasi terkait pentingnya vaksinasi Covid-19.

Percepatan vaksinasi Covid-19 ini ditandai dengan mulai dilibatkannya masyarakat sipil seperti pedagang pasar dan wartawan dalam program vaksinasi tahap kedua. (Adv)

Baca Juga :   Tim Pemakaman Covid-19 Telah Memulasarakan 430 Jenazah

 

Komentar

News Feed