oleh

Bersiap Vaksinasi, Bupati Rembang Imbau Tidak Termakan Kabar Bohong

Rembang, SMJTimes.com – Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama pun semakin dekat. Sebanyak 3.200 dosis vaksin Sinovac diperuntukkan bagi Kabupaten Rembang.

Terkait pelaksanaan vaksinasi, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengaku siap menjadi orang pertama yang mendapatkannya.

Baca juga: Begini Logikanya Vaksin Covid-19 Bisa Digratiskan

“Saya siap divaksin yang pertama kali, agar bisa menjadi contoh untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Rembang. Masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan isu tidak jelas atau kabar bohong yang beredar tentang vaksin,” ungkap Hafidz seperti SMJTimes.com kutip dalam laman resmi Pemkab Rembang, Selasa (12/1/2021).

Sementara itu, Hafidz mengaku pemkab Rembang telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana kegiatan vaksinasi. Sedangkan, pelaksanaan vaksinasi, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat.

Baca juga: Vaksin Segera Dilakukan, Dewan Pati Berharap Tahun Ini Selesai

Nantinya, lanjut Bupati ketika sudah ada arahan dari pemerintah pusat mengenai kegiatan vaksinasi Masyarakat diminta dapat mensukseskan program vaksinasi agar bisa terhindar dari ganasnya virus covid-19.

Kepala Dinas kesehatan dr.Ali Syofii menambahkan untuk tahap pertama vaksin diberikan kepada tenaga medis. Setidaknya ada 2946 nakes di seluruh wilayah yang siap divaksinasi. Nantinya juga akan dilakukan seremonial vaksinasi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Tokoh Agama dan Tokoh organisasi kesehatan.

Baca juga: Tanpa Kompetensi Ikut Berkomentar Tentang Efektivitas Vaksin Bisa Berbahaya

Kegiatan vaksinasi di Kabupaten Rembang akan dilaksanakan secara bertahap. Dimulai dari para tenaga kesehatan (Nakes) pada akhir Januari sampai April. kemudian tahap kedua untuk para pihak yang terlibat pelayanan publik, seperti TNI/Polri dan aparat penegak hukum lainnya, serta kelompok masyarakat rentan.

Kemungkinan akan dilaksanakan pada bulan Mei sampai 2022. Sesuai dengan sasaran empat tahap, total sasaran vaksinasi di Pemkab Rembang mencakup sekitar 446.404 orang.(ADV)

Baca juga:

Komentar

News Feed