oleh

Menyibak Perjalanan PSG sampai Liga 2

Pati, SMJTimes.com – Dalam launcing klub PSG (Putra Safin Group) yang mulanya bernama Putra Sinar Giri, Bisri Afandi, pelatih sekaligus perintis klub melepas tim asuhannya ke Kabupaten Pati. Dalam sambutannya kepada audien ia menceritakan sejarah perjuangan PSG ke liga nasional.

PSG saat di Kota Gresik dulu, awalnya ada klub sepak bola kecil yang berkiprah di liga sepak bola tarkam (antar kampung). Bisri mengaku saat awal dibentuk klub tersebut memang minim di sektor manajerial. Barulah di tahun 2018. PSG berkesempatan mengikuti liga 3.

Baca juga : Liga Champions 2020/2021, Man City Taklukkan Porto 3-1

“PSG saya dirikan dari tim tarkam, juara 2 tahun berturut. Kemudian kita bertarung di liga 3 2018 Jawa Timur. Kami dulu tidak memahami manajemen bola. Tim inti juga tidak pernah menmegang tim. Akhirnya kita hanya sampai di zona Jawa,” kata Bisri sebelum melepas PSG, Sabtu (26/12/2020).

Hingga pada tahun 2019, PSG mendapatkan promosi untuk berlenggang ke liga 2, hingga akhirnya dilirik oleh Saiful Arifin pemilik Safin Pati Football Academy (SPFA) yang juga sudah Wakil Bupati Pati saat itu.

Baca juga : Hasil Buruk Awal Musim Liga Inggris, Solskjaer Terancam Terdepak dari Man United

“Di 2019, kita belajar manajemen, akhirnya bisa promosi ke liga 2. Karena keterbatasan kondisi, kita terpaksa berkolaborasi dengan Pak Safin untuk menumbuhkan PSG,” tuturnya.

Baru di tahun 2020, PSG Pati resmi diakusisi oleh Saiful Arifin untuk bertanding di liga 2.

Baca juga : Galeri Foto Klub Sepakbola Indonesia Persija Jakarta

Setelah diresmikan, 2021 mendatang saat liga kembali digulirkan, PSG Pati akan unjuk gigi. Ajang ini diprediksi akan di gelar pada Bulan Februari di Riau. Ia berharap PSG yang baru bisa lolos penyisihan grup.

Bisri optimis, anak didiknya akan mampu membela Kabupaten Pati ke kasta yang lebih tinggi.

Baca juga : Bela Jateng di PON Papua 2020, Pati Bakal Kirim Atlet

“Saya yakin PSG Pati akan lebih hebat lagi. Kalau di Gresik tradisional di Pati saya harap bisa profesional,” katanya.

“Saya ikhlas, saya bangga PSG bisa di Pati. Saya berharap bisa menjunjung sepak bola Pati, dan manajemen baru dapat  bekerja dengan baik dengan kondisi pandemi,” pungkasnya.(*)

Baca juga :

Reporter: Moh Anwar

Komentar

News Feed