oleh

148 Ponpes di Pati Rumahkan Santrinya, Kegiatan Mengaji Dilakukan Secara Online

Pati, smjtimes.com – Kementrian Agama Kabupaten Pati mencatat ada 148 pondok pesantren yang telah memulangkan santrinya dan menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara online.

Moh. Muhadi selaku seksi PD Pontren (Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren) Kemenag Pati mengatakan hal tersebut dilakukan sejak ada imbauan work from home.

“Dari data kami ada 148 Ponpes di Pati, dan hampir seluruhnya pesantren memulangkan santrinya untuk mengikuti anjuran pemerintah,” jelasnya pada Selasa (19/5/2020).

Baca juga: PCNU Pati Perbolehkan Shalat Ied di Rumah saat Pandemi

Sebagai gantinya, menurut pantauan Kemenag Pati selama masa social distancing proses belajar/mengaji antara Santri dan Kiyai (ustadz) menggunakan sistem ngaji daring/online.

“Karena sistem pesantren kan kalau tanpa guru, belajar tanpa tashih (koreksi) dan sanad (dari guru) tidak bisa. Kalau dari pantauan kami, sistem belajar di pondok sekarang sudah dengan streaming media sosial yang dijadwal. Santri melihat lewat online. Kalau ngaji-ngaji kitab mungkin sudah efektif. Tapi  yang susah mungkin membaca Alquran-nya,” ungkap Muhadi.

Imbauan Kemenag kepada Ponpes untuk merumahkan santrinya direncanakan berlaku hingga bulan Juni, namun imbauan ini bisa diperpanjang selama kondisi belum membaik. (*)

Baca juga: Pemkab Pati Beri Bankes Kepada 12.600 Guru Agama Non Formal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *