oleh

Bupati Wajibkan Pengelola Swalayan Terapkan Protokol Kesehatan

Pati, smjtimes.com – Bupati Pati Haryanto meminta kepada pengelola swalayan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal itu mengingat kemungkinan padatnya pengunjung jelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memanggil pengelola Swalayan Ada, Swalayan Luwes dan Toko Surya Baru, di Ruang Joyo Kusumo (19/5/2020). Pemanggilan ini terkait kepatuhan dengan prinsip- prinsip pencegahan penularan Covid-19 yang harus dilakukan oleh swalayan.

Bupati meminta kepada pengelola swalayan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Ia menegaskan apabila ada pengunjung yang tidak memakai masker maka tidak diperbolehkan masuk atau dilayani.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Toko Pakaian di Pasar Tlogowungu Banyak Pesanan

Begitu juga dengan penerapan physical distancing harus dilakukan. Bupati meminta pengelola menyediakan hand sanitizer dan alat pengecekan suhu tubuh (thermo gun) juga disiapkan sesuai dengan SOP kesehatan.

“Pengelola harus selalu menyosialisasikan prinsip pencegahan Covid-19 sesuai protokol kesehatan. Seperti cuci tangan atau pakai hand sanitizer, penggunaan masker, ukur suhu tubuh, physical distancing, dan lainnya,” tegas Bupati.

Bupati berharap pihak manajemen agar bisa bekerja sama. Ia menekankan apabila swalayan tidak menerapkan protokol kesehatan dengan benar, pihaknya akan memberi sanksi sesuai kewenangan.

“Jangan sampai usaha- usaha yang kita lakukan untuk pencegahan Covid-19 terganggu dengan hal seperti ini. Apa yang sudah kita capai dalam usaha pencegahan Covid-19 selama ini bukanlah hal yg mudah,” tutur Bupati.

Untuk menangani hal tersebut, Bupati mengintruksikan kepada Kepala Satpol PP dan dinas terkait agar menata tempat pusat keramaian, sehingga tidak ada masyarakat yang masih berkerumun. (*)

Baca juga: Raperda Tentang Pasar Rakyat dan Perseroda Kini Telah Ditetapkan Sebagai Perda

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *