oleh

Kebijakan Pemakaian Batik dan Lurik bagi PNS Sumbang Naiknya Perekonomian di Jateng

Klaten – Kebijakan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang menerapkan pemakaian batik dan lurik bagi PNS di Jateng pada Selasa hingga Jumat berdampak positif. Tidak hanya menjaga warisan budaya, kebijakan tersebut juga berdampak pada perekonomian masyarakat.

Salah satu pemilik usaha tenun lurik asal Klaten, Ruruh Jatmiko (43), mengaku bahwa kebijakan tersebut telah membuat para pengrajin terangkat kesejahteraannya.

“Selain dibeli untuk seragam PNS di Jateng, pesanan juga datang dari seluruh Indonesia. Kita juga pernah kirim kain lurik ke Malaysia, India. Lurik pun menjadi produk khas Jawa Tengah. Masyarakat sekitar terbantu perekonomiannya,” jelas Ruruh, pemilik usaha tenun lurik Sri Rejeki Tex.

Baca Juga :   Ekspor Pertanian Jawa Tengah Meningkat, Dewan Pati Minta Petani Integratif

Komentar