oleh

Meresahkan Masyarakat, Tempat Prostitusi Dapat Menurunkan Moralitas

Pati, SMJTimes.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pati, Dr Ah Choiron menilai tempat hiburan malam dan prostitusi di wilayah tersebut sudah meresahkan masyarakat. Terlebih, sebelum ditutup, tempat-tempat ini mengalami peningkatan pada beberapa tahun terakhir.

Selain berpengaruh pada turunnya moralitas masyarakat, beroperasinya tempat prostitusi juga berpotensi memperparah penularan Covid-19.

“Dari sisi moral, implikasinya sangat jelas. Dalam agama, terutama Islam tidak membenarkan praktik prostitusi,” kata Choiron, Jumat (20/8/2021) kemarin.

Dia menjelaskan, praktik prostitusi merendahkan martabat manusia sehingga dilarang agama. Lebih dari itu, praktik terlarang tersebut juga merusak tatanan moral dan sosial masyarakat.

“Sebenarnya tempat prostitusi maupun tempat hiburan malam seperti karaoke di Pati selama ini sudah mengkhawatirkan. Jadi, langkah pemkab menutup tempat prostitusi dan karaoke yang menabrak aturan sudah tepat,” nilainya.

Baca Juga :   Dispertan Pati Wujudkan Program RJIT 2021

Maka dari itu, pihaknya mendukung penutupan tempat prostitusi di wilayah tersebut pada Kamis (19/8/2021) lalu. “Selain melanggar ketentuan, tempat prostitusi sudah lama meresahkan masyarakat. Ini langkah positif dari pemkab, dan sangat kami dukung,” ujarnya.

Komentar