oleh

Dewan Minta Administrasi Pencairan Gaji Relawan Pemakaman Covid-19 Dipermudah

Pati, SMJtimes.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati untuk mempermudah administrasi untuk pencairan gaji relawan pemakaman dengan protokol jenazah Covid-19.

Hal ini diperlukan mengingat gaji relawan pemakaman dengan protokol jenazah Covid-19 sempat mengalami keterlambatan hingga ratusan juta rupiah. Keterlambatan ini dikarenakan tidak lengkapnya dokumen untuk pencairan honor relawan.

Baca juga: Pelunasan Honor Relawan Pemakaman, Dewan: Mohon Maaf Terlambat

“Saya menghitung dari angka pemakaman jenazah. Sampai dengan 22 Desember dari 17 Juli itu ada 373 kali pemakaman. Menjelang akhir tahun ternyata yang baru dibayarkan 120 kali pemakaman,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo saat diwawancarai awak media, kemarin.

“Sehingga masih ada sekitar 253 kali pemakaman yang belum dicairkan. Total nominalnya itu sekitar Rp614 juta. Sebabnya hanya persoalan keterlambatan administrasi,” ungkap Budi.

Baca juga: Vaksin Segera Dilakukan, Dewan Pati Berharap Tahun Ini Selesai

Persoalan administrasi ini, membuat Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Wisnu Wijayanto, meminta ada pemangkasan admistrasi menjadi dua dokumen saja yang harus dipenuhi para relawan. Yakni surat dari rumah sakit dan surat keterangan dari kepala desa.

Sebelumnya, relawan harus melengkapi setidaknya 6 dokumen untuk kelengkapan administrasi pencairan gaji.

Baca juga: Dewan Pati: Perlu Ada Rekrutmen PNS dan PPPK bagi Guru

Bahkan ia menilai surat keterangan dari kepala desa cukup dengan tulis tangan disertai cap stempel desa beserta tanda tangan kepala desa.

“Tulisan aja ndak apa apa. Yang penting capnya dan tanda tangan. Kalau surat dari rumah sakit kan pasti ada,” kata Wisnu. (*)

Baca juga:

Reporter : Umar Hanafi

Komentar

News Feed