oleh

Dinas Pertanian dan Pangan Rembang Temukan Cacing dalam Hati Hewan Kurban

Rembang, Smjtimes.com – Dinas Pertanian dan Pangan temukan beberapa kasus cacing pada sejumlah hewan kurban yang ada di Kabupaten Rembang.

Berdasarkan data pemotongan dari tanggal 30 Juli sampai 1 Agustus terdapat 6 tempat yang didapati adanya infeksi cacing hati pada hewan kurban.

“Temuan lapangan dari 31 Juli sd 1 Agustus 2020. Ada Infestasi cacing hati, 2 ekor di Desa Karas, Sedan.” Jelas Idham Rachmati Kabag Peternakan dan Keswan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang pada Senin (3/8/2020).

Sedangkan di Kecamatan Sale penemuan cacing hati sebanyak tujuh kasus. Yakni pada Desa Joho  sebanyak dua ekor dan Mrayun terdapat lima ekor.

Kasus lain yakni pada Desa Krikilan Sumber sebanyak satu kasus. Serta Desa Pamotan yang hanya terdapat satu kasus.

Baca juga : Rukani Tetap Gunakan Hak Suara, Meski Menjadi Satu-satunya Warga Dukuh Rejosari

Sedangkan daerah Rembang menyumbang 7 kasus yang tersebar di tiga desa. “Infestasi Cacing hati Rembang: 1 ekor di Desa Waru, 1 di Desa ekor Kasreman,  5 ekor di desa Sumberejo,” jelasnya.

Selain itu, dari temuan tim Dinas Peternakan dan Keswan pada 31 Juli sampai 1 Agustus ditemukan radang paru-paru satu kasus. “Radang paru atau pneumonia, 1 ekor di Sumberejo, Rembang.”

Untuk data jumlah hewan kurban di Rembang sendiri pada tahun ini mencapai 4.624 ekor. Sedangkan pada tahun 2019 angka hewan korban sebanyak 4.683.

Data tahun ini dengan rincian sapi jantan (SPJ) sebanyak 829 dan sapi betina tidak produktif (SBTP) sebanyak 71 ekor.

“Kambing Jantan (KBJ) 2.769. Kambing Betina (KB) 7 ekor. Sedangkan Domba Jantan (DBJ)  sebanyak 944. Domba Betina (DBB) 0 dan kerbau 4 ekor. Ini data sampai hari ini 3 Agustus 2020.”

Sebelumnya kabag Dinas Perternakan dan Keswan telah menurunkan 6 dokter hewan ke semua kecamatan di Rembang. (*)

Baca juga : 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook dan instagram

Redaktur : Dwifa Okta

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *