oleh

Musim Kemarau yang Dingin, Begini Penjelasan Ilmiahnya

SMJ times – Musim panas tapi suhu udaranya dingin. Kalau menurut masyarakat Jawa kondisi seperti ini disebut dengan musim bediding. Saat tiba awal musim kemarau perubahan suhu udara yang mencolok membuat suhu udara menjadi lebih dingin menjelang malam hingga pagi hari. Sedangkan suhu pada siang hari cenderung panas bahkan melonjak hingga panas menyengat.

Indonesia yang merupakan daerah tropis memiliki suhu hangat dengan suhu diatas 22 °Celcius. Akan tetapi pada musim bediding suhu udara di beberapa daerah bisa turun secara drastis.

Mengapa hal ini terjadi?

Suhu dingin pada musim kemarau ini disebabkan karena posisi matahari berada pada posisi terjauh di sebelah utara garis khatulistiwa sehingga menyebabkan bumi sebelah utara menjadi panas dan bumi sebelah selatan menjadi dingin.

Baca Juga :   Eksekusi Program Jateng Tanpa Lubang, Masyarakat Bisa Melapor dengan Aplikasi Jalan Cantik

Pulau Jawa yang terletak di sebelah selatan garis khatulistiwa menyebabkan daerah-daerah di Pulau Jawa lebih dingin daripada biasanya. Khususnya di daerah-daerah yang berada di dataran tinggi seperti Dieng, Tengger serta daerah seperti Malang dan Bandung suhu udara bisa mencapai 17 °C hingga -4°C.

Siklus musim kemarau seperti saat ini juga disebabkan karena terjadi pelepasan energi bumi yang langsung menuju ke daerah yang lebih tinggi.

Komentar