SMJTimes.com – Pertempuran yang terjadi antara Kelompok Houthi dengan pasukan Pemerintah Yaman beserta dengan pendukung dari pihak Arab Saudi dilaporkan masih terjadi.
Dilansir dari Detik, pertempuran tersebut saat ini dilaporkan telah menewaskan sebanyak 63 orang dalam 24 jam terakhir. Dalam hal ini, jumlah tersebut terdiri dari 40 anggota militer Houthi yang dinyatakan tewas akibat serangan udara Arab Saudi dan pertempuran di darat.
Selain itu, setidaknya ada 23 orang lainnya yang dinyatakan tewas, yaitu tentara pemerintah, akibat serangan rudal dan pesawat nirawak atau drone yang dilancarkan kelompok yang didukung Iran di dua provinsi di wilayah barat daya.
Diketahui, pertempuran yang terjadi antara Kelompok Houthi dengan pasukan Pemerintah Yaman dalam beberapa bulan terakhir telah diakui secara internasional dan dilaporkan makin intensif.
Dalam hal ini, situasi tersebut dilaporkan terjadi setelah sekitar empat tahun dinilai relatif tenang, sementara Kelompok Houthi meningkatkan upayanya untuk menguatkan kendali mereka atas wilayah pesisir negara tersebut.
Sebelumnya, perebutan Mokha disebut menjadi keberhasilan terbesar bagi Kelompok Houthi sejak keputusan gencatan senjata yang sempat dimediasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2022.
Kini, Kelompok Houthi yang didukung oleh Iran telah berhasil menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, serta sebagian besar wilayah padat penduduk di bagian utara dan barat negara tersebut. (*)









Komentar