SMJTimes.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pengumuman berupa pembatalan serangan ke Iran, yang sebelumnya telah direncanakan pada Kamis (11/06/2026) malam waktu setempat.
Dalam hal ini, Donald Trump mengatakan bahwa pembatalan serangan tersebut berdasar pada kemungkinan adanya kesepakatan dengan Iran yang dapat tercapai setelah dilakukannya pembicaraan tingkat tinggi.
“Berdasarkan fakta bahwa diskusi dengan Republik Islam Iran telah dibawa ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan disetujui, saya telah membatalkan serangan dan pemboman yang dijadwalkan terhadap Iran malam ini,” jelas Trump.
Meski demikian, pihaknya tidak mengungkapkan waktu dan tempat kesepakatan tersebut akan ditandatangani.
“Waktu dan tempat penandatanganan akan segera diumumkan,” ujarnya, dikutip dari Kumparan, Jumat (12/06/2026).
Sebelumnya, Donald Trump bersumpah akan melakukan serangan sangat keras terhadap Iran pada Kamis malam itu dengan janji berupa perebutan infrastruktur minyak utama yang dimiliki oleh negara tersebut.
“Pada suatu saat di masa mendatang, kita akan merebut Pulau Kharg, dan titik-titik infrastruktur minyak lainnya, dan mengambil alih kendali penuh atas Pasar Minyak dan Gas mereka, seperti yang telah kita lakukan dengan Venezuela,” ucapnya saat itu.
Perlu diketahui, Pulau Kharg yang terletak di jantung industri ekspor minyak Iran, berperan sebagai tulang punggung ekonomi di negara tersebut. meski begitu, pulau tersebut terletak di lepas pantai Teluk Iran, ratusan kilometer barat laut dari Selat Hormuz yang sempit dan strategis. (*)











Komentar