SMJTimes.com – Seorang pemain sepak bola profesional asal Portugal, Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro atau yang akrab disapa CR7, sering dijuluki sebagai Manusia Super lantaran kondisi fisiknya yang luar biasa.
Akibat dari kebiasaannya yang selalu menerapkan disiplin latihan, Ronaldo berhasil mendapatkan usia biologis yang jauh lebih muda dari usia aslinya.
Oleh karena itu, tidak kaget rasanya jika CR7 masih dapat bersaing di kancah sepakbola papan atas seperti Piala Dunia Federation Internationale de Football Association (FIFA) 2026, di tengah usianya yang menginjak 41 tahun.
Untuk mendapatkan semua pencapaian hingga di usianya yang sekarang, Ronaldo dapat dikatakan melakukan berbagai macam investasi sejak lama, mulai dari konsistensi kegiatan hingga uang.
Melansir dari Detik Health, sejumlah kebiasaan sehat ala kapten Tim Nasional (Timnas) Portugal yang berhasil mengantarkannya di puncak performa pada usia kepala empat, di antaranya adalah polyphasic sleep atau teknik pembagian pola tidur normal.
Dalam hal ini, Ronaldo terkenal memiliki rutinitas tidur yang unik dengan total 7,5 jam, di mana ia secara sengaja membagi waktu tersebut menjadi beberapa tidur siang selama 90 menit sepanjang hari. Berdasar penelitian, tidur siang selama 90 menit diketahui dapat meningkatkan waktu respons.
Rahasia kedua yang dilakukan Ronaldo adalah melengkapi rumahnya dengan ruang krioterapi senilai 50.000 euro. Ia sengaja menurunkan suhu hingga -200 derajat celsius menggunakan nitrogen cair, yang diyakini dapat membantu mengurangi pembengkakan akibat cedera dan peradangan, serta meningkatkan sirkulasi darah.
Selain itu, pastinya Ronaldo tidak akan meninggalkan kegiatan utamanya berupa latihan setidaknya selama lima hari seminggu dengan durasi sekitar empat jam setiap sesinya. Ia juga melakukan olahraga lain seperti pilates, renang, 4-5 kali sit-up seminggu dengan minimal 200-300 kali.
“Ini soal perawatan, tetapi Anda harus mencoba menghindari terlalu sering melakukannya jika terlalu sering, Anda bisa terkena hernia atau masalah pada cakram tulang belakang,” ujar Ronaldo, dikutip Sabtu (27/06/2026).
Kemudian, Ronaldo juga diketahui menjalankan diet ketat seperti membatasi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, memperbanyak buah, sayuran, protein berkualitas dan karbohidrat kompleks, serta menerapkan jadwal sarapan, makan siang ringan, makan siang, camilan, makan malam ringan, dan makan malam penuh.
Di antara sumber protein berkualitas yang sering dipilih adalah ayam dengan dilengkapi oleh alpukat, ikan, quinoa, dan sejumlah buah-buahan segar yang dimasukkan ke dalam diet hariannya.
Terakhir, Ronaldo dikenal tidak meminum minuman bersoda dengan prinsip menjauhi alkohol sepanjang hidupnya. Gantinya, ia memilih minum air putih hingga enam liter sehari. (*)











Komentar