SMJTimes.com – Sebuah peraturan baru diperkenalkan oleh Federation Internationale de Football Association (FIFA), terkait para penggemar yang tidak diizinkan membawa botol air minum isi ulang ke stadion, saat akan menyaksikan pertandingan sepak bola di ajang Piala Dunia 2026.
Dalam hal ini, FIFA mengatakan bahwa botol air plastik isi ulang transparan yang sebelumnya diizinkan untuk dibawa ke stadion, saat ini telah dilarang berdasar pada aturan yang telah diperbarui dan mulai diberlakukan pada awal pekan ini.
Larangan yang juga mencakup botol, gelas, toples dan kaleng tersebut dijelaskan dengan tujuan untuk pengurangan sejumlah risiko terhadap benda-benda yang dilempar dan berpotensi menyebabkan cedera bagi para pemain, wasit, staf, maupun penonton.
“FIFA berkomitmen untuk melindungi kesehatan dan keselamatan semua pemain, wasit, penggemar, sukarelawan, dan staf,” ujar organisasi tersebut, dikutip dari Tribunnews, Jumat (05/06/2026).
FIFA juga menambahkan terkait pembatasan serupa yang hingga kini telah mulai diterapkan di sejumlah lokasi penyelenggaraan turnamen. Seperti pada laga Piala AFF 2022 antara Indonesia-Kamboja, yang juga telah diatur pelarangan pembawaan botol minuman berisi air ke dalam stadion.
Kemudian, larangan tersebut juga pernah diberlakukan di Indonesia, meski bukan termasuk ke dalam kebijakan nasional, tetapi yang diterapkan pada pertandingan maupun sebuah stadion tertentu.
Meski demikian, keputusan kebijakan tersebut di Piala Dunia berhasil menimbulkan kekhawatiran terhadap kalangan pendukung terkait akses air minum, utamanya lantaran suhu di sejumlah kota penyelenggara yang diperkirakan mencapai 26-28 derajat Celsius selama turnamen berlangsung.
Untuk itu, FIFA mengatakan sejumlah kota penyelenggara yang akan menyediakan berbagai langkah mitigasi panas di sekitar stadion, termasuk dengan pengadaan stasiun hidrasi, area penyemprotan air, tenda pendingin, dan kipas angin. (*)











Komentar