SMJTimes.com – Sutradara film Miracle in Cell No. 7 (2013) asli versi Korea Selatan, Lee Hwan-kyung, dilaporkan akan melakukan penggarapan terhadap film baru berlatar Indonesia yang mengisahkan tentang ayah maupun hubungan antara orang tua dan anak.
Lee Hwan-kyung akan digandeng oleh rumah produksi Falcon Pictures, untuk melakukan penggarapan terhadap proyek yang diberi judul Gasigogi. Dalam hal ini, proses syuting tersebut akan dimulai beberapa bulan mendatang.
“Untuk cerita yang begitu intim, saya mencari kemitraan yang dibangun berdasarkan resonansi emosional daripada sekadar skala komersial,” ujar Lee, dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (23/05/2026).
“Saya sangat terkesan dengan komitmen produser Frederica dan HB Naveen [dari Falcon Pictures]. Dedikasi mereka terhadap inti pembuatan film adalah alasan mengapa Falcon Pictures adalah satu-satunya rumah untuk cerita ini,” tambahnya.
Sementara itu, judul film Gasigogi ini diambil dari nama dalam bahasa Korea yang merujuk pada seekor ikan Stickleback amur, merupakan sebuah spesies ikan dalam famili Gasterosteidae alias Ikan punggung duri.
Pada hubungannya, ikan tersebut memiliki tabiat di mana pejantan melakukan penjagaan terhadap telur secara mandiri setelah ditinggal pergi oleh betina, mulai dari mengurus sarang hingga mengusir predator sampai merelakan dirinya untuk menjadi makanan pertama bagi anaknya sendiri.
“Saya ingin menciptakan film yang begitu jujur dan beresonansi sehingga ketika kredit film berakhir, hal pertama yang ingin dilakukan penonton adalah menelepon ayah mereka. Saya ingin mereka memahami keheningan orang tua mereka sebelum terlambat,” jelasnya. (*)










Komentar