Lebih dari 200 Tenaga Ahli Desak Google untuk Hapus Konten AI Slop di YouTube Kids

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Sejumlah advokat anak mengkhawatirkan banyaknya konten buatan Artificial Intelligence (AI) slop atau berkualitas rendah yang semakin banyak ditemukan di YouTube Kids, di tengah fungsinya yang seharusnya menjadi platform ramah anak.

Melansir dari Detik, sebanyak lebih dari 200 dokter spesialis anak, kelompok advokasi, dan sekolah telah melakukan penandatanganan terhadap surat yang ditujukan kepada Chief Executive Officer (CEO) Google, Sundar Pichai dan CEO YouTube, Neal Mohan.

Dalam hal ini, surat tersebut berisi tentang desakan yang ditujukan kepada Google untuk melakukan penghapusan terhadap konten video buatan AI dari aplikasi YouTube dan YouTube Kids, agar tidak direkomendasikan bagi pengguna anak-anak.

Pada khususnya, surat tersebut ditargetkan secara langsung bagi konten AI slop yang sengaja dirancang untuk dapat menarik perhatian anak, bukan yang mengandung unsur edukasi.

“Mengingat tidak adanya bukti bahwa konten AI slop aman bagi anak-anak dan potensi video-video ini untuk memikat dan membahayakan anak-anak, Google harus segera mengambil tindakan untuk melindungi anak-anak di platformnya,” berikut isi dari surat tersebut, dikutip Senin (06/04/2026).

Selain terkait dengan kualitas konten, di dalam surat tersebut para advokat juga menyoroti tayangan AI slop yang dinilai mampu memengaruhi tingkat perhatian anak, hingga mengaburkan batas antara yang nyata dan tidak.

Sementara, juru bicara YouTube mengaku bahwa pihaknya tidak mengabaikan masalah tersebut, terlihat dari pengambilan kebijakan untuk membatasi konten buatan AI di YouTube Kids dalam beberapa saluran yang terverifikasi, serta mewajibkan kreator untuk memberi keterangan pada video yang berbasis AI. (*)

Komentar

News Feed