Terkait Perang AS-Israel terhadap Iran, Pakar Politik Nilai Donald Trump Putus Asa

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Seorang pakar politik menilai isi pidato terbaru yang disampaikan oleh Presiden Donald Trump terkait dengan adanya serangan atas Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, justru menunjukkan tanda keputusasaan.

Melansir dari CNN Indonesia, Wakil presiden eksekutif Quincy Institute for Responsible Statecraft, Trita Parsi, mengatakan bahwa Donald Trump terlihat mencari-cari dalih untuk mendapatkan dukungan atas tindakan pihaknya terhadap Iran.

“Sangat jelas bahwa Trump mengalami kesulitan besar dalam menemukan pembenaran untuk perang, pilihan yang telah ia mulai yang sebenarnya akan berhasil di mata basis pendukungnya,” jelas Trita Parsi, dikutip Senin (02/03/2026).

Atas anggapan tersebut, Trita Parsi mengeluarkan peringatan adanya bencana politik yang akan terjadi jika perang AS-Israel terhadap Iran diprediksi masih akan berlanjut hingga beberapa pekan kedepan.

“Jika ini berlanjut selama satu atau dua minggu lagi, ini akan menjadi bencana politik, jadi sekarang dia tiba-tiba, dengan putus asa, menggunakan segala macam pembenaran,” katanya.

Sebelumnya, Donald Trump mengatakan kepada surat kabar Daily Mail bahwa konflik AS-Israel terhadap Iran bisa berlangsung selama empat pekan kedepan. Hal tersebut dilakukan karena pihaknya ingin memberi pesan bahwa Iran tidak memiliki pilihan selain menyerah.

“Saya pikir dia [Trump] sudah sampai pada kesimpulan bahwa keinginannya untuk mengakhiri perang ini dengan cepat telah menandakan kelemahan dan Iran akan mencoba memanfaatkan hal itu dan tidak akan menyetujui gencatan senjata sampai mereka menimbulkan kerugian yang signifikan bagi Amerika Serikat,” ucapnya. (*)

Komentar