oleh

Ojol Layangkan Gugatan Penghapusan Uang Pensiun pada DPR dan Pejabat

SMJTimes.com – Ahmad Agus Rianto (29), seorang pengemudi ojek online (ojol) Surabaya diketahui menggugat uang pensiun dihapus untuk Anggota DPR.

Gugatan tersebut dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan penghapusan pensiun seumur hidup ini tidak hanya ditujukan bagi anggota DPR namun juga untuk pejabat yang lain.
“Menyatakan Pasal yang digugat yaitu Pasal 12 ayat (1) ayat (2), Pasal 13, ayat (1), ayat (2), ayat (3), Pasal 14 ayat (1) ayat (2), Pasal 15, Pasal 16 ayat (1), ayat (2) ayat (3), Pasal 17 ayat (1) ayat (2) ayat (3) ayat (4) ayat (5), Pasal 18 ayat (1) ayat (2), Pasal 19 ayat (1) ayat (2) ayat (3) ayat (4), Pasal 20, dan Pasal 21 UU Nomor 12 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara Serta Bekas Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Bekas Anggota Lembaga Tinggi Negara tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” demikian pinta Ahmad Agus Rianto dalam berkas gugatan yang dilansir website MK, Kamis (8/9/2022).

Baca Juga :   Ancaman Abrasi di Pesisir Pati Lantaran Belum Tertanam Mangrove

Agus Rianto pun telah memberikan kuasanya kepada kuasa hukum Muhammad Sholeh, Runik Erwanto, Muhammad Saiful, Yusuf Andriana, dan Farid Hermawan.

“Bukankah hal ini sangat paradoks jika APBN justru digunakan untuk bayar pensiun para pejabat negara,” kata dia.

Dalam hal ini, pemohon membandingkan Indonesia ini dengan Arab Saudi yang memberikan pendidikan gratis, hingga rumah sakit gratis.

“Tentu Indonesia tidak bisa disamakan dengan Arab Saudi. Faktanya, sekolah dasar swasta saja masih bayar, rumah sakit masih bayar, kecuali masyarakat miskin ditanggung negara melalui BPJS. Tentu sangat ironis jika negara harus menganggarkan pensiun bagi pejabat negara,” kata dia.

“Maka tidak seharusnya mendapatkan dana pensiun. Sebab, masa kerjanya terlalu pendek, berbeda dengan pegawai negeri,” tutur dia.

Komentar