oleh

BLT Minyak Goreng di Rembang Telah Disalurkan

Rembang, SMJTimes.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui PT Pos Indonesia mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng dan dana sembako pada Kamis (14/4/2022). Penerima bantuan terdiri dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pelaku UMKM serta nelayan.

Untuk KPM total bantuan yang diberikan yakni sebesar Rp500 ribu, sedangkan untuk pelaku UMKM sebesar Rp600 ribu. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kantor Pos di seluruh kecamatan serta bersinergi dengan TNI-Polri untuk penyaluran kepada sasaran.

Dana sebesar Rp300 ribu diharap dapat dibelanjakan sesuai dengan peruntukannya yakni untuk membeli minyak goreng, sedangkan sisanya untuk sembako.

BLT Minyak Goreng di Rembang Telah Disalurkan

“Bapak ibu nanti kalau bisa menggunakan uang sesuai dengan peruntukannya. Jangan nanti subsidi minyak dipakai untuk beli pulsa,” tegas Bupati Rembang, Abdul Hafidz dalam sambutannya.

Baca Juga :   Pesta Tongtongklek Rembang

Bupati mengungkapkan, ada lebih dari 67 ribu warga yang akan mendapat bantuan berupa uang tunai tersebut. Pemkab Rembang menargetkan penyaluran bantuan ini akan selesai sebelum hari raya Idul Fitri.

Penyaluran bantuan ini akan berlanjut hingga seluruh warga yang terdaftar mendapat bantuan sesuai dengan data yang tersedia. Sebelum mendatangi Kantor Pos terdekat, masyarakat diwajibkan untuk melakukan vaksinasi booster.

“Itu memang dari Pak Gubernur dan Peraturan Presiden yang mendapatkan bantuan supaya didahulukan dengan vaksin, apalagi untuk booster ini Pak Gubernur menargetkan bulan ini harus sudah 30 persen,” kata Bupati.

Sementara itu, Bambang selaku warga Desa Leteh, Kecamatan Rembang yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang cukur rambut mengaku senang dengan adanya penyaluran bantuan ini. Dirinya mengatakan pandemi sangat berdampak terhadap usahanya.

Baca Juga :   Targetkan Realisasi Investasi Rp1 Triliun, Ini Strategi Pemkab Rembang

Kepada awak media, Bambang akan menggunakan uang bantuan tersebut untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari termasuk minyak goreng serta kebutuhan jelang lebaran.

“Ini nanti untuk beli kebutuhan sehari-hari, apalagi pandemi ini usaha berdampak sekali, apalagi ditambah naiknya harga,” tandasnya. (*)

Komentar

News Feed