oleh

Ribuan Vaksin di Pati Terancam Kadaluwarsa

Pati, SMJTimes.com – Kepala Dinkes (Kadinkes) Kabupaten Pati Aviani Tritanti Vanusia menyebut ada 17 ribu vaksin Covid-19 jenis Astrazeneca yang terancam kadaluwarsa jika tak disuntikkan hingga hari kamis (13/1) mendatang.

“Ada yang mau kadaluarsa. Astrazaneca ini kadaluarsa tanggal 13 Januari 2022,” ujar Kepala Dinkes (Kadinkes) Kabupaten Pati Aviani Tritanti Vanusia saat diwawancara awak media.

Untuk menghindari hal tersebut, Sebelum masa kadaluwarsa, Dinkes Pati berusaha mendistribusikan vaksin terkait ke seluruh fasilitas layanan kesehatan hingga lini kecematan serta diminta untuk menghabiskan jatah 17 ribu tersebut.

Pihak puskesmas juga diminta mengimbau masyarakat agar tak membeda-bedakan jenis vaksin Covid-19 dari pemerintah. Meski efek sampingnya berbeda, semua jenis vaksin tingkat efektivitasnya sama.

Baca Juga :   Kembangkan Digitalisasi Produk, Dewan: Dinas Perlu Memutar Otak

“Ada sekitar 17 ribu. Tetapi sudah kami distribusikan ke Puskesmas. Tinggal disuntikkan ini sebenarnya. Semoga bisa habis sebelum tanggal 13 Januari,” harapnya.

Selain itu Pihak Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Fokopimcam) setempat juga diminta untuk melakukan vaksinasi door to door khusunya kepada sasaran vaksinasi usia lansia.

Pasalnya di lini desa kerap ditemui penolakan vaksin oleh golongan lansia, mereka menganggap vaksinasi tidak diperlukan. Beberapa bahkan takut terkait dengan efek yang ditimbulkan setelah vaksinasi.

Perlu diketahui, hingga saat ini Kabupaten Pati telah menggunakan 5 jenis vaksin Covid-19 diantaranya vaksin Astrazeneca, vaksin Moderna, vaksin Sinoparm, vaksin Pfizer, dan vaksin Sinovac.

Vaksin Astrazaneca diperuntukkan masyarakat umum dan orang lanjut usia sementara vaksinasi untuk anak-anak berumur 6-11 tahun menggunakan vaksin jenis Sinovac.

Baca Juga :   Endro Imbau Warga Tak Termakan Hoaks Vaksin

“Sementara Remaja menggunakan vaksin Pfizer sama Sinovac. Kalau balita di bawah 6 tahun belum ada vaksin yang direkomendasikan,” kata Aviani. (*)

Komentar

News Feed