oleh

Konflik Sengketa Tanah dengan Pemdes, Warga Kutoharjo Jalani Audiensi

Pati, SMJTimes.com – Warga Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati Kota, berkonflik dengan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Konflik ini timbul lantaran adanya sengketa tanah yang melibatkan kedua belah pihak.

Seorang warga yang bernama Sarwi merasa tanah miliknya ‘dicaplok’ oleh Pemdes dengan pembangunan tembok di depan rumah. Padahal tanah tersebut belum ada pengukuran.

“Padahal belum ada pengukuran,” ujarnya dalam audiensi di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Kamis (19/8/2021).

Selain itu, ia juga merasa dipersulit ketika mengurus sertifikat di desa maupun BPN. “Kami mohon untuk instansi tidak mempersulit. Kepala Desa ndak mau tanda tangan. Ada apa dengan keluarga kami. Apa keluarga Sarwi jahat sehingga dipersulit,” katanya.

Baca Juga :   YSMS Gelar Khitan Massal bagi 80 Anak di Pati dan Sekitarnya

Sementara itu, pihak desa menilai sebagian tanah yang digunakan Sarwi untuk membangun rumah merupakan tanah desa. Pihaknya menembok tanah tersebut untuk menghindari aset desa hilang.

Sebelum melakukan penembokan, pihak desa mengaku sudah melakukan musyawarah dengan warga setempat serta memberitahukan Sarwi seminggu sebelum penembokan.

Dalam rentan waktu itu, Pemdes merasa Sarwi tidak memprotes atau menanyakan kepada desa terkait rencana tersebut hingga akhirnya dibangunlah tembok itu yang dihadiri Camat Pati Kota, Didik Rusdiartono.

Komentar