oleh

Program 100 Hari Kerja Bupati, Perbaikan Jalan Belum Capai Target

Rembang, SMJTimes.com – Perbaikan jalan yang dijanjikan bupati Rembang Abdul Hafidz tempo hari saat pelantikan belum juga selesai. Bahkan jika dipresentase belum menyentuh setengah dari yang ditargetkan.

Sebelumnya janji tersebut digaungkan oleh bupati Rembang saat pelantikannya di Pendopo Museum Kartini pada  hari pelantikannya. Saat itu, 26 Februari lalu, dirinya mencanangkan pembenahan seluruh ruas jalan Kabupaten Rembang dalam 100 hari kerjanya.

“Seratus hari kerja saya canangkan akan memperbaiki jalan yang berlubang. Jalan kabupaten dan jalan kecamatan akan kami selesaikan dalam 100 hari,” ujarnya saat itu.

Melansir website resmi pemkab Rembangkab.go.id menyebutkan sejumlah ruas jalan yang tahun 2021 ini akan dilebarkan diantaranya jalan Sulang- Banyuurip dan jalan Waru – Nganguk.

Baca Juga :   Alokasi Dana Desa untuk Stunting di Rembang Telah Tuntas

Memasuki bulan Juni ini, perkembangan akan program yang ada belum juga berjalan. Bahkan saat dikonfirmasi melalui Kabid Bina Marga dari Dinas DPUTaru Rembang, Nugroho Tri Hutomo mengatakan sampai saat ini perkembangan pembenahan jalan yang ada hanya mencapai 35 persen.

“Secara umum belum sesuai dengan target yang direncanakan. Sekitar 35 persen,” ungkapnya saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat.

Berdasarkan data yang ada, ada sejumlah pekerjaan yang kini ditangani oleh pihak DPUTARU Rembang. Sebanyak empat proyek yang sudah berjalan. Satu pembangunan jembatan Temperak, peningkatan jalan, antara Sekararum-Sumber, Kaliombo-sudo, dan Pandangan-Gandri.

Sedangkan rencana yang akan berjalan berupa peningkatan jalan penghubung antara Pasar Pentungan-Sendangagung-Ngotet, Ngadem-Nganguk, Tireman-Ngotet.  Dan pelebaran jalan berupa Sendangagung-Grawan dan jalan Sulang-Banyuurip.

Baca Juga :   Desa Megal Gelar SDGs, Perencanaan Desa Diharapkan Lebih Baik

“Ya, semua mendukung program bupati, untuk tender ditargetkan bulan depan sudah tayang semua, untuk pemeliharaan jalan dikerjakan sesuai dengan skala prioritas kerusakan jalan,” tutup Nugroho. (Adv)

Komentar

News Feed