oleh

Kukuhkan FKUB dan FPK, Hafidz Imbau Sosialisasikan Bahaya Korona

Rembang, Mitrapost.com – Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Rembang masa bakti 2021-2026 resmi dikukuhkan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Pengukuhan berlangsung pada siang tadi di pendopo Museum RA Kartini Kabupaten Rembang.

Abdul Hafidz menyampaikan, ada sejumlah pekerjaan rumah bagi pengurus baru FKUB dan FPK sudah menanti. Tidak hanya untuk menjaga kerukunan antar umat beragama maupun antar suku saja, namun Bupati meminta kedua organisasi tersebut ikut menyosialisasikan bahaya Covid-19.

Menurut Bupati di tengah pandemi seperti ini masih ada sekelompok masyarakat yang masih menganggap Covid-19 itu tidak ada. Bahkan ada yang menganggap itu hanya sebuah rekayasa.

Baca Juga :   Pemkab Rembang Bakal Gaet Nakes dari Sejumlah Perguruan Tinggi

Jika hanya pemerintah saja yang bergerak, dirasa masih belum cukup untuk memberikan pemahaman akan bahaya Covid-19. Meskipun seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) dan keuangan pemerintahan dikerahkan semuanya untuk penanganan Covid-19, dinilai belum maksimal.

“Kalau hanya pemerintah yang jadi corong, pemerintah hanya koar-koar itu masih belum bisa. Apalagi ada pemahaman bahwa Covid-19 itu tidak ada, itu hanya rekayasa, masih ada yang seperti itu. Betapa beratnya pemerintah untuk mengatasi Covid-19 ini. Dari SDM yang ada dikerahkan semua, dari keuangan dipusatkan semua untuk penanganan Covid-19. Tetapi masyarakat berbalik dari pemahaman, ini berat,” jelasnya.

Dengan bantuan dari FKUB dan FPK dalam membantu pemerintah menyosialisasikan bahaya Covid-19, dirinya yakin pemahaman di masyarakat pasti akan berubah. Dari yang awalnya tidak percaya menjadi percaya bahaya Covid-19 itu nyata.

Baca Juga :   Turun Harga, Tarif Tes Antigen Menjadi Rp99 Ribu

FKUB dan FPK juga diminta untuk menjelaskan kepada masyarakat perkembangan Covid-19 di Kabupaten Rembang. Sekaligus memberitahu penanganan dampak sosial dan ekonomi akibat Covid-19.

“Saya berharap sekali kepada FKUB dan FPK ini mampu membantu pemerintah untuk bersama masyarakat menjelaskan kondisi terkini dan penanganan Covid-19. Baik itu penanganan kesehatannya maupun dampak sosial dan ekonominya,” bebernya. (Adv)

Komentar

News Feed