oleh

Pemkab Rembang Gelar Musrenbang, Smart City Jadi Prioritas

Rembang, SMJTimes.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) pada Kamis, (3/6/2021) kemarin. Bertempat di lantai 4 kantor Bupati Rembang kegiatan tersebut merupakan penajaman dari Musrenbang sebelumnya.

Bupati Kabupaten Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, acara ini untuk penajaman RPJMD sebelumnya sebagai finalisasi karena dirinya harus mempunyai pegangan setelah 6 bulan pascadilantik. RPJMD tersebut ditargetkan rampung antara Juli atau Agustus 2021 mendatang. Selanjutnya dokumen RPJMD yang sudah jadi akan diserahkan kepada DPR untuk dibahas. Terkait fokus pembangunan yang sudah dibahas, Bupati mengatakan akan disesuaikan dengan visi misi periode ini.

“Akan kita sesuaikan dengan visi misi ya, yang pertama peningkatan ekonomi melalui pembangunan pasar, kemudian pariwisata, infrastruktur, juga kebutuhan air. Untuk tahun pertama kita prioritaskan smart city, birokrasi kita tingkatkan kualitas SDMnya agar supaya bisa mengoperasikan teknologi yang modern,” jelasnya.

Baca Juga :   Pemkab Rembang: Harga Gabah Cenderung Stabil

Masih terkait smart city, Bupati menjelaskan bahwa nantinya akan didesain semua pihak bisa mengakses teknlogi maju ini. Ia menegaskan, seluruh wilayah di Kabupaten Rembang akan memiliki akses internet secara merata.

Sementara itu, Lilik Sugiono, peserta Musrenbang yang mewakili klaster kuliner UMKM Rembang mengungkapkan keinginannya agar Pemkab Rembang tidak hanya mengutamakan pembangunan gedung batik, tetapi juga ada tempat untuk kuliner dan oleh-oleh.

“Dari pemkab menyediakan tempat untuk UMKM khususnya kuliner. Agar wisatawan yang berkunjung bisa mengenal makanan khas atau oleh-oleh dari Rembang,” ungkapnya.

Tidak hanya menyampaikan perihal kuliner, Lilik juga melaporkan bahwa adanya truk pengangkut sampah yang tidak ada bak penutup dianggap sangat mengganggu masyarakat.

Baca Juga :   Kasus Melonjak, Pemkab Rembang Tambah Tempat Isolasi Terpusat

“Kami sering melihat truk sampah yang berjalan menuju TPQ landoh, nanti supaya diberikan bak penutup, supaya tidak menggangu lingkungan apalagi yang bersentuhan dengan pedagang makanan,” pungkasnya. (Adv)

Komentar

News Feed